Wagub Seno Aji Ingatkan Peran FPK Jadi Penjaga Harmoni dan Stabilitas Kalimantan

Wagub Seno Aji Ingatkan Peran FPK Jadi Penjaga Harmoni dan Stabilitas Kalimantan
Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com Di tengah melimpahnya potensi Kalimantan, Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji mengingatkan bahwa kekayaan itu hanya berarti jika daerah tetap rukun dan aman. Karena itu, ia menyoroti peran penting Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sebagai penjaga keutuhan dan kondusivitas di Bumi Kalimantan.

Menurutnya, Kalimantan menyimpan kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari batu bara, migas, emas, mangan hingga pasir kuarsa. Seluruh potensi ini menjadi modal besar untuk pembangunan ke depan.

Namun, di balik besarnya potensi itu, Seno menilai ada tantangan yang tidak bisa diabaikan. Salah satunya adalah potensi gesekan antar suku, ras, dan agama yang bisa memengaruhi stabilitas daerah. Di sinilah, FPK punya peran penting dalam menjaga harmoni.

“Dengan adanya FPK, saya berharap kesatuan dan persatuan bangsa di Kalimantan dapat terjalin dengan baik. Kita boleh berbeda, tetapi tetap satu juga. Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Seno saat membuka Silaturrahmi Regional Lintas Tokoh FPK se-Kalimantan di Balikpapan, Kamis (27/11/2025).

Seno menambahkan, kekayaan alam Kalimantan akan terus mengundang investasi. Karena itu, menjaga situasi tetap aman dan nyaman perlu menjadi komitmen bersama. Isu-isu ideologi, politik, hingga sosial harus bisa ditangani lewat komunikasi yang baik antar lembaga dan masyarakat.

FPK Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas

Ia menilai FPK bisa menjadi ruang diskusi sekaligus jembatan sinergi antara pemerintah, TNI, dan Polri dalam upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan.

“Insyaallah tidak akan ada kekacauan selama kita bisa saling berkomunikasi dengan baik dan cepat meredam isu-isu yang beredar,,” tegasnya.

Seno juga mengingatkan beberapa pengalaman masa lalu, seperti potensi konflik di Penajam Paser Utara (PPU) dan Tarakan. Saat itu, situasi berhasil dikendalikan berkat kerja sama erat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, TNI, dan Polri.

“Pengalaman-pengalaman seperti itu harus menjadi pelajaran berharga agar kita selalu siap dan sigap menjaga kedamaian di Kalimantan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Seno Aji menegaskan bahwa pembangunan tidak akan berjalan tanpa persatuan dan stabilitas.

“Persatuan adalah cinta terbesar kita kepada tanah ini. Bila hati tetap bersatu, maka tidak ada badai yang mampu memecahkannya,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses