Wali Kota Balikpapan Tinjau dan Ikut Bantu Evakuasi Warga di Beler
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Banjir yang terjadi dibeberapa titik di Kota Balikpapan langsung mendapat respon dari Wali Kota Balikpapa Rahmad Mas’ud yang meninjau langsung lokasi banjir.
Tampak Wali Kota Balikpapan itu terjun langsung membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir di kawasan Beller, dengan menggunakan perahu karet Wali Kota berjibaku membantu warga.
Selain membantu mengevakuasi warga dari musibah banjir, Wali Kota yang didampingi Kepala DPU Andi Yusri Ramli dan Plt Kepala BPBD Zulkifli juga meninjau beberapa lokasi banjir dan longsor seperti di SDN 003 Balikpapan Selatan.

“Kami dari pemkot Balikpapan terus berupaya agar banjir yang terjadi di kawasan beler ini bisa diantidipasi, dalah satunya dengan melebarkan sungai ampal, yang tahun ini mulai akan dikerjakan proyek fisiknya,” kata Rahmad Mas’ud.
Rahmad juga mengingatkan, kepada warga Balikpapan untuk selalu waspada saat hujan dengan intensitas tinggi, terutama di daerah daerah yang rawan banjir dan longsor.

“Mudah-mudahan musibah banjir dan longsor ini tidak ada korban jiwa, segera komunikasikan dengan pihak kelurahan setempat jika ada daerah yang banjir dan longsor,” tuturnya.
Bahkan, 12 jam berlalu banjir dikawasan tersebut masih belum juga sepenuhnya surut. Terpantau para relawan masih berjibaku membantu warga menggunakan perahu karet yang hendak melintasi kawasan yang tergenang.
Saat itu, walikota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud beserta istri Hj Nurlena Mas’ud kembali menyambangi kawasan tersebut.
Tak lupa dia memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada seluruh jajaran petugas, dalam ikut membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir di daerah tersebut.
“Saya ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran petugas yang membantu mengevakuasi warga,” ujarnya saat kembali meninjau kondisi banjir di beller.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan salah satu programnya dalam hal penanganan banjir yang ada di Kota Balikpapan dimana ia akan melakukan normalisasi disejumlah titik banjir, dalam hal ini melalui program APBD.
“Doain semua agar tahun ini bisa terealisasi, dengan program mengatasi banjir tersebut dapat berjalan lancar, sehingga antisipasi kedepan tidak akan mengakibatkan peristiwa serupa,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, sebenarnya pada tahun 2022 ini program penanggulangan banjir telah disiapkan. Menyasar beberapa titik seperti kawasan Sungai Ampal, termasuk kawasan Beller. “Tapi ini project multi years. Tahun ini dikerjakan, kami berharap segera dikerjakan,” katanya.
Ia membeberkan, pemenang lelang sudah didapatkan, sehingga tinggal pengerjaan. Nantinya diharapkan penanggulangan banjir ini bisa dilaksanakan dan mengurangi dampak yang biasa terjadi.
“Ini dari beberapa tahun terakhir termasuk terbesar. Karena curah hujan tinggi, debit airnya cukup tinggi. Artinya ini tertinggi dan berdampak,” katanya.
Apalagi hujan yang terjadi dalam waktu cukup lama. Kendari diharapkan bisa segera surut kembali. Ia berharap pekerjaan drainase termasuk di Sungai Ampal yg jadi salah satu titik banjir dapat dikerjakan tahun ini.
Diapun berharap seluruhnya dapat berjalan lancar dengan harapan kejadian serupa tidak lagi terulang. “Sehingga dapat mengantisipasi kejadian seperti ini dan mudah-mudahan tidak terulang lagi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Rahmad juga menghimbau kepada masyarakat agar terus mewaspadai cuaca iklim yang ekstreme sering terjadi menghampiri kota Beriman.
“Tetap waspada terutama banjir dan tanah longsor, karena kita tidak tahu datangnya musibah bisa kapan saja,” tutupnya.
BACA JUGA
