Warga Balikpapan Diminta Tak Cemas Soal Isu PBI BPJS, Wali Kota: Kalau Memang Membutuhkan, Bisa Daftar
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Isu evaluasi data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Balikpapan memastikan jaminan kesehatan warga tetap berjalan.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menegaskan komitmen daerah dalam menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan, khususnya bagi warga kurang mampu.
“Harapan kami, PBI tetap berlangsung karena itu menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terutama kalangan yang sangat membutuhkan layanan kesehatan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, Pemkot Balikpapan tetap berupaya agar program PBI yang bersumber dari pemerintah pusat dapat terus berjalan karena sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah juga telah menunjukkan komitmen melalui kebijakan BPJS gratis bagi warga yang memenuhi kriteria.
“Apapun bentuknya, anggaran yang kita kelola harus bisa langsung menyentuh kebutuhan warga,” katanya.
Terkait informasi evaluasi dan pembaruan data PBI, Wali Kota menilai langkah tersebut memang diperlukan agar bantuan tepat sasaran. Ia tidak ingin terjadi tumpang tindih atau adanya warga yang sebenarnya mampu tetapi masih terdaftar sebagai penerima bantuan.
“Data harus real, benar, dan akurat. Jangan sampai ada yang dobel atau yang sebenarnya mampu justru ikut menerima. Kita ingin yang menerima bantuan ini benar-benar masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Rahmad juga memastikan warga yang tidak lagi menerima PBI dari pemerintah pusat tidak perlu cemas. Pemerintah kota tetap membuka akses melalui skema BPJS Kesehatan kelas 3 sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tidak perlu khawatir. Kalau memang betul-betul warga yang membutuhkan dan memenuhi syarat, bisa mendaftar BPJS kelas 3 melalui mekanisme yang ada. Prinsipnya, jangan sampai ada warga yang tidak mendapatkan layanan kesehatan karena kendala biaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Balikpapan. Selain peningkatan fasilitas dan kualitas tenaga medis, jaminan pembiayaan kesehatan dinilai sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemkot Balikpapan juga mengajak warga aktif memperbarui data kependudukan dan informasi sosial ekonomi agar program bantuan tersalurkan secara adil dan tepat sasaran.***
BACA JUGA
