Warga Kaltim Waspada, Hujan dan Petir Berpotensi Terjadi Siang Ini, BMKG Keluarkan Peringatan
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Warga Kalimantan Timur diminta lebih waspada beraktivitas hari ini, Rabu (4/2/2026). BMKG memprakirakan cuaca cenderung berawan sejak pagi dengan potensi hujan hingga hujan petir pada siang dan sore hari di sejumlah wilayah, termasuk Samarinda, Tenggarong, dan kawasan IKN.
Pagi Berawan, Siang–Sore Berpotensi Hujan
Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca di Kalimantan Timur pagi hari didominasi awan tebal. Memasuki siang hingga sore, potensi hujan meningkat, mulai dari hujan ringan hingga hujan disertai petir.
Kondisi ini membuat aktivitas luar ruang, perjalanan darat, hingga pekerjaan lapangan perlu lebih diantisipasi.
Balikpapan, Samarinda, hingga IKN Berpotensi Diguyur Hujan
Beberapa kota utama di Kaltim diperkirakan mengalami kondisi cuaca berbeda sepanjang hari:
- Balikpapan: pagi berawan tebal, siang hujan ringan, malam cerah berawan
- Samarinda: pagi berkabut/berawan, siang hujan petir, malam berawan
- IKN Sepaku: siang hujan sedang, berlanjut hujan ringan malam hari
- Bontang: hujan ringan berpotensi turun malam hari
- Tenggarong: hujan petir diperkirakan terjadi pada siang hari
- Berau: hujan ringan pada siang, kembali cerah berawan malam hari
Suhu udara berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi, mencapai 70–98 persen.
Peringatan Dini: Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Masyarakat diminta mewaspadai hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga sore hari di wilayah:
- Samarinda (seluruh kecamatan)
- Kutai Kartanegara: Tenggarong, Loa Kulu, Marangkayu
- Kutai Barat (Sendawar dan sekitarnya)
- Mahakam Ulu
Bagi pengendara, kondisi ini berisiko mengganggu jarak pandang dan keselamatan di jalan.
Nelayan Diminta Tetap Hati-hati di Perairan
Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang di Perairan Balikpapan dan Samarinda diperkirakan masih tergolong rendah, sekitar 0,5–1,0 meter.
Meski demikian, BMKG mengimbau nelayan dan pengguna transportasi laut tetap waspada terhadap pertumbuhan awan konvektif di Selat Makassar yang dapat memicu angin kencang dan peningkatan gelombang secara tiba-tiba.
Warga diimbau memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG, menyiapkan jas hujan saat beraktivitas, dan menghindari berteduh di area terbuka saat hujan disertai petir. Kewaspadaan sejak awal menjadi kunci untuk mengurangi risiko akibat cuaca ekstrem.
BACA JUGA
