Anggota DPRD Balikpapan Hamid Ajak Anak Muda Balikpapan Jaga Kesehatan di Tengah Budaya Nongkrong

Anggota DPRD Kota Balikpapan Muhammad Hamid

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Hamid, mengajak generasi muda untuk membangun pola hidup sehat di tengah maraknya budaya nongkrong yang kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan.

Hamid menilai bahwa aktivitas berkumpul di kafe sebenarnya bukan masalah, sepanjang tetap diimbangi dengan kesadaran menjaga kesehatan. Ia mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman manis serta minimnya aktivitas fisik perlu menjadi perhatian bersama.

“Anak muda sekarang punya dunia yang berbeda. Nongkrong itu biasa, tapi tetap harus bijak. Jangan sampai gaya hidup membuat kesehatan kita terabaikan,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Menurut Hamid, pola hidup aktif yang dulu menjadi keseharian anak-anak mulai dari bermain layang-layang hingga permainan tradisional—kini tergeser oleh kebiasaan duduk berjam-jam di kafe. Kondisi ini mulai memunculkan risiko penyakit di usia yang kian muda.

“Bukan zamannya lagi menunggu sakit baru berubah. Penyakit degeneratif sudah tidak mengenal usia. Karena itu kita harus kembali membangun kebiasaan hidup sehat sejak sekarang,” tegasnya.

Hamid mengajak remaja untuk menyeimbangkan gaya hidup modern dengan aktivitas positif, seperti berolahraga, mengikuti kegiatan sosial, atau sekadar menghabiskan waktu di luar ruangan.

“Tongkrongan boleh, tapi tetap utamakan kesehatan. Kurangi minuman bergula, perbanyak gerak. Hidup itu lebih menyenangkan kalau badan sehat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa perubahan kecil akan berdampak besar bila dilakukan secara konsisten. Pola hidup aktif dan konsumsi yang lebih terkontrol diyakini dapat mencegah risiko penyakit sejak dini.

“Harapan kita, anak-anak muda bisa menjalani hidup yang lebih sehat, ceria, dan produktif. Gaya hidup sehat itu pilihan, dan harus dimulai dari diri sendiri,” tutupnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses