Apical Paparkan Transformasi Sawit: Dari Bahan Bakar Pesawat hingga Pemberdayaan FABA
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan oleh Apical, salah satu pengolah minyak nabati global terkemuka, untuk mempererat silaturahmi dengan insan pers di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dalam suasana buka puasa bersama, Apical menekankan pentingnya transparansi dan dialog mengenai peran strategis industri sawit bagi ekonomi lokal dan masa depan energi hijau.
Head of Corporate Communications Apical, Prama Yudha Amdan, menjelaskan bahwa kelapa sawit kini bukan lagi sekadar minyak goreng. Inovasi teknologi telah mengubah komoditas ini menjadi produk bernilai tambah tinggi yang menyentuh berbagai aspek kehidupan.
Dari Dapur hingga Bahan Bakar Pesawat
Yudha memaparkan bahwa turunan kelapa sawit kini telah menjangkau industri yang sangat luas, mulai dari oleokimia untuk kebutuhan rumah tangga, functional fats untuk industri pangan, hingga solusi energi masa depan.
“Kelapa sawit kini menjadi bagian dari solusi transisi energi melalui energi terbarukan, termasuk Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar pesawat berkelanjutan. Manfaatnya kini menjangkau semakin luas—dari dapur rumah tangga hingga bahan bakar pesawat,” jelas Yudha.
Inovasi Hijau PT KRN: Sulap Limbah FABA Jadi Batako
Di tingkat lokal, komitmen keberlanjutan dijalankan oleh unit bisnis Apical di Balikpapan, PT Kutai Refinery Nusantara (PT KRN). Manager General Affairs PT KRN, Randy Suwenli, mengungkapkan inisiatif terbaru perusahaan dalam mengelola limbah sisa pembakaran batu bara (Fly Ash and Bottom Ash atau FABA).
Sejak beroperasi tahun 2021, pembangkit listrik PT KRN menghasilkan FABA yang kini tidak lagi dibuang begitu saja, melainkan diolah menjadi produk bernilai ekonomi.
- Produk: Batako dan paving block.
- Pemberdayaan: Melibatkan masyarakat sekitar dalam proses pengolahan.
- Dampak: Menciptakan nilai guna lingkungan sekaligus memberikan tambahan nilai ekonomi bagi warga di sekitar area operasional.
Filosofi 5C: Integritas dalam Rantai Pasok
Seluruh langkah ini didasarkan pada filosofi 5C Apical (Good for Community, Country, Climate, Customer, dan Company). Perusahaan meyakini bahwa manfaat industri sawit hanya akan bermakna jika dikelola dengan tata kelola yang kuat dan integritas tinggi.
“Kelapa sawit bukan cuma minyak. Ia adalah manfaat yang dikelola dengan tanggung jawab, untuk hari ini dan untuk masa depan,” pungkas Yudha.
BACA JUGA
