Barito Putera vs Persiku: Gol Bunuh Diri di Injury Time Buyarkan Kemenangan Laskar Antasari

BANJARMASIN, inibalikpapan.com – PS Barito Putera harus puas berbagi poin setelah ditahan Persiku Kudus 1-1 dalam laga Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (29/3/2026). Hasil ini terasa pahit bagi tuan rumah setelah kemenangan yang sudah di depan mata sirna akibat gol bunuh diri di menit akhir.

Sejak peluit awal, Barito Putera tampil lebih dominan. Laskar Antasari mengontrol permainan dengan penguasaan bola mencapai 53 persen, berbanding 47 persen milik Persiku. Tekanan yang dibangun dari lini tengah membuat Barito lebih banyak menciptakan peluang, dengan total 11 tembakan dan tiga di antaranya mengarah ke gawang.

Sebaliknya, Persiku bermain lebih pragmatis. Tim tamu hanya melepaskan enam tembakan sepanjang laga, dengan satu yang tepat sasaran. Mereka cenderung menunggu dan mengandalkan transisi cepat, namun kesulitan menembus lini belakang Barito di sebagian besar waktu pertandingan.

Dominasi Barito juga terlihat dari distribusi bola. Mereka mencatat 208 umpan sukses, lebih banyak dibandingkan Persiku yang membukukan 184. Meski begitu, kedua tim sama-sama mencatat 71 umpan gagal, menunjukkan tekanan di lini tengah cukup ketat.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Barito meningkat. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil dengan gol pembuka yang membuat publik Stadion 17 Mei bergemuruh. Barito tampak berada di atas angin dan mampu mengontrol ritme hingga menjelang laga usai.

Namun, drama terjadi di masa injury time. Dalam situasi krusial di depan gawang sendiri, bek Barito Putera, Renan da Silva Alves, justru mencetak gol bunuh diri pada menit 90+. Bola yang salah antisipasi itu mengubah skor menjadi 1-1 dan membuyarkan kemenangan tuan rumah.

Di luar itu, pertandingan juga berlangsung keras. Barito mencatat 27 pelanggaran, sementara Persiku 16. Kedua tim sama-sama menerima tiga kartu kuning, namun Barito harus bermain dengan 10 orang setelah satu kartu merah dikeluarkan wasit. Dari situasi bola mati, Barito unggul dengan tiga tendangan sudut, sedangkan Persiku tidak mendapatkan satu pun.

Secara keseluruhan, Barito memang tampil lebih menekan dengan akurasi tembakan 30 persen, sedikit di bawah Persiku yang mencatat 33 persen. Mereka juga lebih aktif dalam duel dengan 14 tekel sukses, dibandingkan 10 milik Persiku.

Hasil imbang ini membuat Barito Putera tertahan di posisi tiga klasemen sementara, gagal memangkas jarak dengan tim di atasnya. Sementara Persiku Kudus tetap berada di papan tengah-bawah, namun tambahan satu poin dari laga tandang ini menjadi hasil penting bagi mereka.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses