Home / iniFLASH / Biaya Rapid Test di Balikpapan Mengikuti Ketentuan Kemenkes Rp 150 Ribu
Petugas di Laboratorium Kesehatan Klink Prodia Balikpapan melayani warga

Biaya Rapid Test di Balikpapan Mengikuti Ketentuan Kemenkes Rp 150 Ribu

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Biaya rapid test di Kota Balikpapan sudah mulai mengikuti ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor HK.02.02/I/2875/2020 Tentang Batasan tarif Tertinggi Rapid Test Antibodi.

Di Klinik Prodia warga hanya mengeluarkan biaya Rp 150 ribu untuk sekali rapid test. Hal itu disampaikan Haikal (31) warga Muara Rapak yang baru melakukan rapid test saat berbincang-bincang dengan inibalikpapan.

“Dokternya konsultasi Rp 100 ribu, rapid test nya 150 ribu. Kalau sudah ada rujukan dari dokter lain, tidak konsultasi dokter lagi. Tapi kalau belum wajib konsultasi,” ujarnya.

Haikal mengatakan, melakukan rapid test karena merupakan persyaratan dari tempatnya bekerja. Karena baru saja libur panjang hampir dua pekan, setelah cuci. Jika dihasilnya reaktif akan dilanjutkan dengan uji swab PCR.

 “Ini baru pertama rapid test, karena m,au masuk kerja haruys rapid test dulu. Karena saya baru cuti selama 10 hari. Saya kerja di tambang. Ini nunggu katanya 3 jam hasilnya baru keluar. Ini mau pulang dulu,” ujarnya.

Sementara  Menteri Koordinator Pembangunan, Manusia, dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menuturkan, jika ada fasilitas kesehatan  yang menerapkan tarif diatas Rp 150 ribu bakal kena sanksi.

“Sanksinya macam-macam, ada sanksi teguran, peringatan keras, kemudian mungkin bisa diambil tindakan yang lebih tegas itu nanti akan diatur,” kata Muhadjir dikutip dari suara.com

Hanya saja dia tak merinci sanksi yang akan diberikan. Namun kata dia, akan menjadi ranah aparat untuk memberikan sanksi. “Saya kira nanti ada aparat sendiri, untuk menegakan aturan yang sudah ada,” ujarnya.

Comments

comments

About glen

Check Also

Pasar Baru Ditinggal Pedagang Mudik, Mall Baru Buka Oktober

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Dalam beberapa bulan terakhir Pasar Baru rupanya banyak ditinggal pedagang. Karena kini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.