Cegah Sampah Menumpuk, DLH Pasang Plang Larangan Di Kawasan Bukit Cinta

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan bersama aparat kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan Tengah, serta dukungan personel TNI, melaksanakan aksi bersih-bersih terhadap tumpukan sampah yang menggunung di Jalan Bukit Cinta pada Sabtu (12/04/2025).

Sampah yang menumpuk di kawasan tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat, karena selain mencemari lingkungan, juga menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu keindahan kota.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap laporan warga dan bagian dari upaya menjaga kebersihan serta kenyamanan kota.

“Kami berterima kasih atas sinergi antara DLH, pihak kecamatan Balkot dan Balteng, serta rekan-rekan dari TNI. Ini bukti bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Sudirman.

Ia juga menambahkan, DLH akan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan pembuangan sampah liar dan menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami mengimbau warga untuk lebih peduli lingkungan dan memanfaatkan TPS yang telah disediakan. Kami juga akan memasang rambu larangan dan menindak tegas pelaku pembuangan sampah ilegal,” tambahnya.

“Ke depan, DLH berencana melakukan edukasi dan sosialisasi lebih masif kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah rumah tangga,” tambahnya.

Tertibkan Sejumlah TPS

Terkait estetika kota, Pemkot Balikpapan mulai berupaya memindahkan tempat pembuangan sampah (TPS) dari pinggir jalan ke kawasan permukiman. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang mewajibkan pengelolaan sampah pada level permukiman.

“Kita menargetkan tidak ada lagi bak sampah atau TPS di pinggir jalan. Sampah akan dikelola langsung di lingkungan permukiman. Warga cukup membuang sampah ke TPS terdekat yang dilengkapi fasilitas pengolahan. Sampah organik bisa diolah di lokasi, dan anorganik dipilah untuk diolah lebih lanjut,” jelas Sudirman

Sedangkan, Edy warga RT 37 Damai, sempat protes dengan kawasan bukit cinta yang banyak ditemukan tumpukan sampah. Sehingga aromanya sangat menyengat ketika melintas di kawasan tersebut.

“Maka kami minta solusi dari pemerintah. Karena saat ini warga buang sampah di sini lagi. Bahkan bukan warga sini,” ucap Edy.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses