Disnaker Balikpapan Catat Ada 5.000 Pencari Kerja, Program Magang Disiapkan 

Plt Kepala Disnaker Balikpapan Adamin

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan mencatat sekitar 5.000 pencari kerja terdaftar melalui pendataan kartu AK1 atau kartu kuning. 

Di sisi lain, ribuan lowongan kerja tersedia di berbagai perusahaan. Namun, serapan tenaga kerja belum sepenuhnya optimal akibat ketidaksesuaian antara kebutuhan industri dan kualifikasi pelamar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Balikpapan, Adamin Siregar, mengatakan pendataan pencari kerja melalui AK1 merupakan salah satu fungsi utama instansinya. Berdasarkan data terakhir per Februari 2026, jumlah pencari kerja yang terdaftar mencapai kurang lebih 5.000 orang.

“Lowongan kerja sebenarnya ada dan secara jumlah relatif seimbang dengan pencari kerja. Tetapi dalam praktiknya, belum seluruhnya bisa terserap,” ujar Adamin.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat penyerapan tenaga kerja. Pertama, ketidaksesuaian minat pelamar dengan posisi yang tersedia. Sejumlah perusahaan membuka lowongan di bidang pemasaran atau marketing, namun posisi tersebut kurang diminati pencari kerja.

Kedua, persoalan kualifikasi pendidikan. Beberapa perusahaan, misalnya di sektor kesehatan, mensyaratkan minimal Diploma II (D2). Sementara sebagian pelamar yang berasal dari lulusan SMK Kesehatan belum memenuhi standar tersebut.

Ketiga, keterbatasan pengalaman kerja dan kepemilikan sertifikasi. Banyak perusahaan menetapkan syarat pengalaman atau sertifikat kompetensi tertentu, sedangkan sebagian besar pelamar merupakan tenaga kerja pemula.

“Perusahaan tentu ingin tenaga kerja yang siap pakai. Sementara di sisi lain, banyak pencari kerja yang baru lulus dan belum memiliki pengalaman,” katanya.

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Disnaker Balikpapan mendorong program magang sebagai solusi strategis. Melalui skema ini, tenaga kerja pemula diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung sekaligus meningkatkan kompetensi.

Disnaker telah melakukan roadshow serta penjajakan kerja sama dengan sejumlah perusahaan agar bersedia menerima peserta magang. Saat ini, komunikasi intensif telah terjalin dengan tiga perusahaan, dan dalam empat bulan ke depan ditargetkan jumlah mitra bertambah signifikan.

“Jika satu perusahaan dapat menerima lima peserta magang dan ada 20 perusahaan yang bergabung, dampaknya akan cukup besar,” ujar Adamin.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap dunia usaha membuka ruang lebih luas bagi tenaga kerja pemula. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dinilai menjadi kunci untuk menekan angka pengangguran sekaligus memastikan kebutuhan tenaga kerja di Kota Balikpapan terpenuhi secara optimal.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses