HUT ke-129 Balikpapan, Wali Kota: Perubahan Kota Harus Benar-Benar Dirasakan Warga

Penyerahan arindama oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud (kanan) kepada Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana. (Foto:Samsul/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Balikpapan memasuki usia 129 tahun dengan semangat baru sebagai kota layanan yang terus berbenah. Berbagai fasilitas publik yang diresmikan mulai dari layanan kesehatan, ruang terbuka hijau. Hingga sentra UMKM menjadi penanda bahwa pembangunan diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa peringatan hari jadi kota bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat kolaborasi dan memastikan pembangunan memberi dampak langsung bagi warga.

“Usia 129 tahun ini bukan perjalanan singkat. Balikpapan tumbuh dari masa ke masa, dan hari ini kita ingin memastikan setiap pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Rahmad Mas’ud, dalam peringatan HUT ke-129 Balikpapan di Balai Kota, Selasa (10/2/2026).

Dari Kota Minyak ke Kota Layanan

Sejak pengeboran minyak pertama pada 1897, Balikpapan berkembang dari kawasan kecil di pesisir menjadi kota industri dan jasa yang memiliki peran strategis bagi pembangunan nasional. Memasuki usia yang semakin matang. Balikpapan kini fokus memperkuat kualitas hidup warganya.

Tema “Harmoni Menuju Kota Global” diangkat sebagai refleksi komitmen pemerintah kota untuk terus maju tanpa meninggalkan nilai kebersamaan, kearifan lokal, harmoni sosial, serta kelestarian lingkungan.

“Kita ingin Balikpapan menjadi kota yang berdaya saing secara global. Namun tetap menjaga identitas dan keharmonisan sosial serta lingkungan,” kata Rahmad.

Fasilitas Publik Mulai Memberi Dampak Nyata

Dalam rangkaian HUT ke-129, pemerintah kota meresmikan sejumlah fasilitas yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya Puskesmas Sepinggan Baru untuk memperluas layanan kesehatan, drainase Gunung Sari untuk mengurangi genangan, serta Taman Kampung Baru yang kini menjadi ruang publik sekaligus sentra UMKM.

Menurut Rahmad, pembangunan fasilitas tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar warga.

“Kami ingin fasilitas yang dibangun benar-benar digunakan, dirawat bersama, dan memberi nilai tambah bagi aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat,” ujarnya.

Ruang Aktivitas Warga Terus Diperluas

Selain itu, pemerintah kota juga meresmikan jalur pedestrian di kawasan Ruhui Rahayu, jogging track di depan Stadion Batakan, lapangan sepak bola outdoor di Balikpapan Timur, penambahan ruang bermain anak di Taman Tiga Generasi, fasilitas MRF Gunung Bahagia, serta pengembangan Blok D Pasar Klandasan.

Keberadaan sarana tersebut diharapkan mendorong gaya hidup sehat, memperkuat interaksi sosial, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Raihan Arindama dan Apresiasi untuk Warga

Pada momentum ini, Balikpapan juga menerima sejumlah penghargaan Arindama dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, termasuk Arindama Utama Bidang Pelayanan Publik serta berbagai bidang lainnya seperti pendidikan, lingkungan hidup, perhubungan, dan investasi daerah.

Selain penghargaan daerah, apresiasi juga diberikan kepada 13 warga berprestasi, 7 warga pelopor, dan 7 warga penggerak.

“Penghargaan ini bukan semata untuk pemerintah. Tapi untuk seluruh masyarakat Balikpapan yang selama ini ikut bergerak dan berkontribusi membangun kota,” kata Rahmad.

Perayaan Sederhana, Solidaritas Tetap Dijaga

Rahmad menjelaskan, peringatan hari jadi tahun ini digelar secara sederhana dan khidmat sebagai bentuk solidaritas atas bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Meski demikian, suasana syukur tetap dihadirkan melalui kegiatan yang digelar bergilir di enam kecamatan.

“Kita ingin perayaan ini tetap membahagiakan, namun juga menumbuhkan empati dan kebersamaan,” ujarnya.

Balikpapan sebagai Rumah Bersama

Menutup rangkaian HUT ke-129, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk terus mencintai Balikpapan sebagai rumah bersama. Meskipun berasal dari latar belakang yang beragam.

“Mungkin tidak semua lahir di Balikpapan, tapi di sinilah kita hidup, bekerja, dan membangun masa depan bersama. Mari jaga dan rawat kota ini dengan rasa memiliki,” pungkas Rahmad.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses