DP3AKB Balikpapan Gelar Optimalisasi Kampung Keluarga Berkualitas
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan optimalisasi Kampung Keluarga Berkualitas sekaligus sosialisasi Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung Bersama DP3AKB–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan pada Selasa (7/4/2026). Peserta kegiatan merupakan para penyuluh keluarga berencana (KB) serta pengelola Kampung Keluarga Berkualitas dari berbagai wilayah di Kota Balikpapan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AKB Kota Balikpapan, Nursyamsiarni D Larose, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan Kampung Keluarga Berkualitas menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas keluarga di masyarakat.
“Kampung Keluarga Berkualitas ini bukan hanya sekadar program, tetapi menjadi wadah untuk mengintegrasikan berbagai program pembangunan keluarga. Tujuannya agar keluarga di masyarakat semakin kuat, sehat, dan sejahtera,” ujar Nursyamsiarni, Kamis (9/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa peran penyuluh KB dan pengelola kampung keluarga berkualitas sangat penting dalam memastikan program tersebut berjalan dengan baik di lapangan.
“Para penyuluh KB dan pengelola kampung memiliki peran yang sangat strategis. Melalui kegiatan seperti ini kita ingin meningkatkan pemahaman dan kapasitas mereka agar mampu menjalankan program secara maksimal di masyarakat,” katanya.
Upaya Peningkatan Kualitas
Menurut Nursyamsiarni, keberhasilan program pembangunan keluarga sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga terkait.
“Kami berharap melalui kegiatan ini sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, serta para penyuluh di lapangan dapat semakin kuat. Dengan begitu, upaya peningkatan kualitas keluarga dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana DP3AKB Balikpapan, dr. Lis Indrayati, menyampaikan bahwa optimalisasi Kampung Keluarga Berkualitas perlu terus dilakukan agar program yang telah berjalan dapat semakin efektif.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan para penyuluh KB dan pengelola kampung benar-benar memahami konsep dan implementasi program Kampung Keluarga Berkualitas,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Kalimantan Timur.
Pemateri dari BKKBN Novi Hendrayanti, SKM, MKM, memaparkan materi mengenai penguatan program Kampung Keluarga Berkualitas serta strategi pelaksanaannya di daerah.
“Program Kampung Keluarga Berkualitas dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan keluarga. Karena keluarga adalah titik awal pembangunan sumber daya manusia,” jelas Novi.
Sementara itu, Karisya Humaira, SE, menyampaikan materi mengenai Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk.
“Sistem peringatan dini ini penting agar pemerintah daerah dapat memantau dinamika kependudukan secara lebih cepat dan akurat. Sehingga langkah pengendalian bisa dilakukan secara tepat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memperkuat implementasi program pembangunan keluarga di tingkat wilaya. Sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Balikpapan.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
BACA JUGA
