Imlek Tahun Kuda Api di Balikpapan Berlangsung Khidmat, Ratusan Umat Padati Klenteng Guang De Miao
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Perayaan Malam Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili atau Tahun Kuda Api di Kota Balikpapan berlangsung khidmat dan penuh semarak, Selasa (17/2/2026) malam.
Ribuan umat memadati Klenteng Guang De Miao yang juga dikenal sebagai Klenteng Satya Dharma (Ta Pek Kong), di kawasan Klandasan Ilir, Balikpapan Selatan.
Sejak sore hari, umat Tionghoa mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian ibadah pergantian tahun. Area klenteng tampak dipenuhi lampion merah yang bergantung rapi, sementara lilin-lilin besar menyala di pelataran utama. Aroma dupa tercium kuat, menyatu dengan suasana hening menjelang pergantian tahun.
Tepat pukul 00.00 Wita, doa bersama dan sembahyang pergantian tahun dilaksanakan. Dalam suasana khusyuk, umat memanjatkan syukur atas perjalanan tahun sebelumnya sekaligus memohon kesehatan, keselamatan, dan kelimpahan rezeki di tahun yang baru.
Memasuki detik-detik pergantian tahun, suasana berubah menjadi lebih semarak. Dentuman kembang api menerangi langit Balikpapan dan disambut sorak warga yang memadati sekitar klenteng hingga ruas jalan di sekitarnya.
Atraksi barongsai yang tampil energik turut menyedot perhatian, tidak hanya dari umat yang beribadah, tetapi juga masyarakat lintas etnis dan wisatawan yang hadir.
Ketua Pengurus Klenteng Guang De Miao Balikpapan, William Chandra, mengatakan perayaan Tahun Kuda Api tahun ini mengusung semangat pembaruan dan persatuan.
“Imlek menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan harapan baru. Kami bersyukur seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan penuh sukacita,” ujarnya.
Menurut William, perayaan Imlek di Balikpapan tidak hanya menjadi agenda keagamaan, melainkan juga ruang perjumpaan budaya. Antusiasme masyarakat yang datang, kata dia, menunjukkan kuatnya nilai toleransi yang terjaga di Kota Balikpapan.
“Banyak warga dari berbagai latar belakang turut hadir menyaksikan. Ini menjadi simbol harmonisasi yang terus kita rawat bersama,” katanya.
Kemeriahan Imlek juga terasa di sejumlah titik kota, terutama di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan pusat-pusat komersial di Balikpapan Selatan. Aparat keamanan dan petugas gabungan berjaga untuk memastikan perayaan berlangsung aman dan tertib hingga dini hari.
Pemerintah Kota Balikpapan turut mengapresiasi perayaan yang berlangsung kondusif. Selain menjadi momen ibadah dan pelestarian tradisi, Imlek dinilai memperkaya khazanah budaya kota sekaligus berkontribusi terhadap geliat sektor pariwisata.
Di tengah gemerlap kembang api dan lantunan doa, perayaan Tahun Kuda Api di Balikpapan bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi penanda harapan baru tentang kerja keras, cinta kasih, dan persaudaraan yang diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Kota Minyak.***
BACA JUGA
