Anggota Baleg DPR RI Endang Maria Astuti saat mengikuti RDPU. Foto: Devi/nr/DPR

Indonesia Kekurangan Dokter, DPR :  Mendapatkan Izin Praktik Saja Susah

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Endang Maria Astuti menilai harus ada langkah konkrit untuk mengatasi kurangnya dokter di Indonesia.

Hal ini disampaikan Endang saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Baleg DPR RI dengan Ketua Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI) dan Ketua Asosiasi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kesehatan.

“Karena ternyata dokter umum untuk mendapatkan izin praktik saja kan sangat susah. Nah, ini tentu saja perlu solusinya sejauh mana ini oleh lembaga-lembaga yang membidangi itu,” ujarnya dikutip dari laman DPR.

“Solusi terbaiknya apa? Sehingga kita tidak sampai lagi kekurangan (dokter). Di satu sisi kekurangan dokter, (tetapi) di sisi lain ternyata ada dokter-dokter yang sudah siap kerja namun tidak mendapatkan izin (praktik),” jelasnya, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (14/11/2022).

Dia berharap ada solusi terbaik bagi lulusan dokter yang masih sulit mendapatkan izin praktik. Dia juga ingin, lebih menghargai para dokter dalam negeri. Karena banyak masyarakat lebih yakin dengan dokter luar negeri.

“Ini juga menjadi tantangan tersendiri. Dengan segala dinamikanya, ini yang perlu ke depan mendapat solusi terbaik oleh kita sendiri,” ujarnya

Senada, Anggota Baleg DPR RI lainnya, John Kenedy Azis menyatakan dukungannya dalam meningkatkan mutu fakultas kedokteran yang ada di Indonesia. Pihaknya berharap adanya permasalahan dokter yang sudah lulus namun sulit mendapatkan izin praktik, tidak terjadi lagi.

“Kita berharap mudah-mudahan ya jangan sampai terjadi lagi, sudah tamat (menempuh pendidikan) dokter tetapi tidak bisa praktik,” harapnya

Ini pencarian Populer:https://www inibalikpapan com/indonesia-kekurangan-dokter-dpr-mendapatkan-izin-praktik-saja-susah/

Comments

comments

Baca juga ini :  2022, Anggarkan Rp 58 Miliar Untuk BPJS Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.