Khawatir Harga Avtur Melonjak, DPR RI Dorong Subsidi untuk Tekan Kenaikan Tiket Pesawat
BANDUNG, Inibalikpapan.com – Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Safei, memberikan respons terkait isu potensi kenaikan tarif tiket pesawat di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Lonjakan harga bahan bakar penerbangan (avtur) dunia dikhawatirkan akan membebani biaya operasional maskapai yang berujung pada kenaikan harga tiket bagi masyarakat.
Meskipun tekanan global kian kuat, Ahmad Safei menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum menjadikan kenaikan tarif sebagai opsi utama.
Optimisme Pemerintah dan Skema Subsidi
Merujuk pada pernyataan Menteri Sekretaris Negara dan pimpinan DPR, Ahmad Safei mengungkapkan bahwa penyesuaian tarif masih dalam tahap pemantauan mendalam. Ia berharap pemerintah dapat melahirkan solusi kreatif untuk menjaga stabilitas harga transportasi udara.
“Ini kan dampak dari eskalasi di Timur Tengah yang berada di luar kendali nasional. Kita berharap pemerintah bisa mengatasinya, termasuk melalui skema subsidi agar tidak langsung berdampak pada kenaikan tarif pesawat,” ujar Ahmad Safei di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (1/4/2026).
Publik Diminta Bijak Menyikapi Dinamika Global
Ahmad Safei juga mengingatkan bahwa dalam kondisi ekonomi global yang fluktuatif, kebijakan penyesuaian tarif terkadang menjadi langkah yang tidak terhindarkan demi keberlanjutan industri penerbangan dan fiskal nasional.
Jika penyesuaian harga tetap harus dilakukan, ia meminta masyarakat untuk memahami situasi tersebut sebagai konsekuensi logis dari dinamika pasar energi dunia.
“Kalau pun itu harus terjadi, ya kita harus menerima karena ada kondisi negara yang memang tidak bisa kita kendalikan sepenuhnya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kesadaran publik dalam memprioritaskan pengeluaran. Menurutnya, terkadang reaksi masyarakat terhadap kenaikan biaya transportasi publik sangat besar, sementara pengeluaran untuk gaya hidup lainnya tetap tinggi.
Komitmen Pelayanan dan Stabilitas
DPR RI memastikan akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat. Ahmad Safei meyakini pemerintah akan berupaya memberikan pelayanan terbaik dan menjaga stabilitas tarif transportasi udara meskipun tantangan geopolitik global semakin berat.
“Kesadaran publik perlu dibangun agar kita lebih bijak merespons dinamika ekonomi saat ini,” pungkasnya. / DPR
BACA JUGA
