Klarifikasi Pemprov Kaltim: Mobil Rombongan Gubernur Masuk Parit Akibat Debu Pekat, Bukan Terjun ke Sungai!

Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Kaltim, Irhamsyah, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal / Pemprov
Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Kaltim, Irhamsyah, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal / Pemprov

MAHAKAM ULU, Inibalikppan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan klarifikasi resmi terkait potongan video viral di media sosial mengenai insiden kendaraan rombongan kunjungan kerja Gubernur Kaltim saat menuju Kabupaten Mahakam Ulu, Selasa (6/1/2026).

Pemprov Kaltim menegaskan bahwa insiden tersebut merupakan kecelakaan kecil akibat faktor cuaca dan medan jalan, bukan masuk ke sungai sebagaimana informasi yang beredar luas di jagat maya. Seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi sehat tanpa cedera sedikit pun.

Kronologi: Pandangan Terhalang Debu di Jalur Logging

Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Kaltim, Irhamsyah, yang berada langsung di dalam kendaraan tersebut, menceritakan detik-detik kejadian.

Saat rombongan melintasi jalur logging Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Acacia Andalan Utama (AAU), kondisi jalan tanah kepasiran tertutup debu yang sangat tebal.

“Kondisi jalan saat itu sangat berdebu, sehingga jarak pandang terbatas. Kecepatan kami pun tidak lebih dari 40 km/jam. Akibat debu pekat, pandangan terhalang saat penyempitan di jembatan kayu, sehingga kendaraan terperosok ke parit jalan logging, bukan ke sungai,” jelas Irhamsyah.

Meskipun kendaraan mengalami kendala teknis, Irhamsyah memastikan agenda peninjauan pembangunan tetap berlanjut. Bahkan, ia tetap hadir mendampingi Gubernur Rudy Mas’ud meresmikan Ruas Jalan Tering–Ujoh Bilang sesaat setelah kejadian.

Diskominfo Kaltim: Hentikan Judul Bombastis dan Disinformasi

Menanggapi ramainya narasi yang berlebihan di media sosial, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, meminta masyarakat dan netizen untuk lebih bijak dalam menyerap informasi.

Faisal menyayangkan adanya judul-judul berita yang terkesan provokatif tanpa melakukan konfirmasi fakta di lapangan.

“Akurasi dan fakta sangat penting. Jangan memperkeruh suasana dengan judul bombastis. Kami sampaikan klarifikasi ini agar masyarakat tahu bahwa Pak Irhamsyah dan tim dalam kondisi baik dan tetap mengikuti seluruh rangkaian kunjungan hingga selesai,” tegas Faisal.

Potret Nyata Tantangan Infrastruktur Pedalaman

Lebih jauh, Faisal menambahkan bahwa insiden di jalur logging ini merupakan gambaran nyata dari realitas yang dihadapi warga pedalaman Kaltim setiap harinya. Hal inilah yang menjadi alasan utama Gubernur Kaltim fokus menggenjot infrastruktur di wilayah tersebut.

Salah satu fokus kunjungan kerja kali ini adalah meninjau jalur strategis Bongan–Sotek yang diprediksi mampu memangkas waktu tempuh hingga 1,5 jam.

“Tantangan medan yang kami lalui adalah realitas harian warga. Inilah mengapa pemerintah hadir untuk memastikan konektivitas wilayah pedalaman semakin baik melalui percepatan pembangunan infrastruktur,” pungkasnya. / Pemprov

Fakta Insiden Kunker Gubernur Kaltim:

  • Lokasi: Jalur Logging HTI PT AAU, Muara Jawaq, Kutai Barat.
  • Penyebab: Jarak pandang nol akibat debu tebal di jalan tanah kepasiran.
  • Kondisi: Mobil masuk parit (bukan sungai), penumpang selamat tanpa cedera.
  • Kelanjutan Agenda: Seluruh agenda peresmian jalan tetap berjalan sesuai jadwal.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses