Klinik Ibu dan Anak Juanson Buka Pelayanan Tes PCR Hingga 24 Jam

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Dengan semakin bertambahnya warga yang ingin melakukan proses swab tes menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan membantu Satuan Tugas kota Balikpapan dalam penanganan Covid-19, membuat Klinik Ibu dan Anak Juanson yang berlokasi di Jalan Asnawi Arbain, Balikpapan Selatan membuka laboratorium untuk pelayanan tes swab PCR.

Peresmian lab PCR dilakukan Ketua Satgas Covid Rizal Effendi, didampingi Kepala DKK Andi Sri Juliarti, Asisten Syaiful Bahri, Wakil Kapolresta AKBP Sabril Sesa, perwakilan Dandim Balikpapan, Selasa siang (15/12/2020).

Drg.Tze To Mie Ling pemilik Klinik Juanson mengatakan, sebelum membuka layanan swab dengan alat PCR, Klinik Juanson sudah terlebih dahulu membuka pelayanan untuk rapid tes bagi warga yang ingin berangkat keluar kota maupun untuk karyawan perusahaan yang ada di Balikpapan.

“Untuk pelayanan rapid tes sudah kami buka sejak bulan Juni lalu dan antusias warga juga lumayan dalam sehari bisa melayani hingga ratusan orang,” ujar Tze To Mie Ling saat diwawancarai awak media, Selasa (15/12/2020).

Diawal membuka pelayanan rapid tes, operasional klinik Juanson mulai melayani warga sejak pukul 06.00 pagi hingga 21.00 malam. Namun, sejak adanya pelayanan tes swab PCR dilakukan, maka pelayanan akan dilakukan selama 24 jam.

“Untuk harga rapid tes itu sekira Rp 150 ribu dan hasilnya akan keluar gak sampai satu jam,” akunya.

Sementara itu, terkait untuk swab tes dengan PCR, mengaku bisa melayani hingga 100 sample untuk waktu lima jam dengan melibatkan 40 pegawai yang akan bekerja dibagi berapa shif selama 24 jam.

“Kalau sekarang untuk 3 hari kedepan kami ada diskon 12 persen bagi tes swab PCR, yang untuk normalnya sekitar Rp 900 ribu kalau sekarang dengan adanya diskon cukup bayar Rp 729 ribu,” akunya.

Baca juga ini :  Ibu Hamil Divaksin Covid-19 akan Lindungi Bayi

Selain itu, alat PCR yang dimiliki Klinik Johnson juga mampu memeriksa anti gen yang berguna untuk mengecek kadar antibodi yang dihasilkan tubuh seperti antibodi Immunoglobulin M (IgM) dan Immunoglobulin G (IgG).

“Anti gen itu untuk kita tahu berapa banyak virus di dalam tubuh kita yang juga berguna apakah tubuh sudah siap diberi vaksin atau tidak,” tutup Ling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.