Menteri PPPA Dijadwalkan Kunjungi Balikpapan, Dukung Peluncuran Program Ruang Bersama Indonesia
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Rencananya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dijadwalkan berkunjung ke Balikpapan pada 27 Februari mendatang. Dalam rangka peluncuran program Ruang Bersama Indonesia.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Heria Prisni, mengonfirmasi bahwa rencana kunjungan ini masih dalam tahap koordinasi.
“Kami masih mengondisikan jadwal Bu Menteri, tetapi sebelumnya memang direncanakan beliau akan ke Balikpapan pada 27 Februari. Saat ini masih dalam tahap komunikasi lebih lanjut,” ujar Heria Prisni kepada media, Sabtu (8/2/2025).
Menurut Heria, terdapat dua opsi lokasi untuk acara peluncuran program Ruang Bersama Indonesia, yaitu di aula balai kota atau di halaman Pemkot. Serta alternatif lain di Taman Bekapai.
Program Ruang Bersama Indonesia sendiri merupakan inisiatif nasional yang mendorong kolaborasi berbagai kegiatan dalam satu kelurahan. Program ini mencakup berbagai sektor, seperti UMKM, forum anak, Dekranasda, serta bidang pariwisata.
“Setiap kelurahan di Balikpapan sudah memiliki berbagai kegiatan kolaboratif ini, sehingga program ini selaras dengan yang sudah berjalan di kota kita. Kehadiran Bu Menteri untuk meluncurkan program ini menandai bahwa Balikpapan menjadi percontohan di Kalimantan Timur,” tambahnya.
Dengan peluncuran ini, Balikpapan diharapkan dapat menjadi model dalam implementasi Ruang Bersama Indonesia di wilayah lain. DP3AKB Balikpapan terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan acara serta kehadiran Menteri PPPA pada tanggal yang telah dijadwalkan.
Heria mengatakan Kota Balikpapan terpilih menjadi satu-satunya Kabupaten Kota di Kalimantan Timur (Kaltim), yang akan melaunching Ruang Bersama Indonesia.
“Nah kemarin Ibu Menteri mau melunchingnya itu, karena itu program nasional juga dan di Balikpapan sudah ada gitu,” kata Heria Prisni.
Program Kolaborasi
Ruang bersama Indonesia itu merupakan program kolaborasi dari beberapa kegiatan dalam satu kelurahan atau satu kampung, karena di Balikpapan tidak ada kampung, maka skala kelurahan.
“Jadi satu kelurahan itu kolaborasi kegiatan. Di situ ada kegiatan UMKM, forum anak, Dekranasda termasuk pariwisata. Jadi satu kelurahan sudah mencakup semua kegiatan itu. Kita kan rata-rata semua kelurahan sudah mencakup kegiatan-kegiatan itu,” ucap Heria.
Untuk lokasi tempat launching masih belum ditentukan, karena rencananya ada dua opsi yakni di halaman balai kota atau di Taman Bekapai.
Konsep dari Kementerian PPPA bahwa harapannya setiap kabupaten kota itu sudah memiliki ruang bersama Indonesia. Ruang bersama Indonesia itu adalah bagian dari Kota Layak Anak (KLA).
“Nah konsep ruang bersama Indonesia itu bukan hanya sebuah ruangan atau ruang terbuka menjadi tempat berkumpulnya keluarga tetapi sebuah konsep. Dimana ada komunikasi, koordinasi yang baik di internal keluarga,” terang Heria.
Heria menyebutkan ruang bermain ramah anak nantinya ke depan dan fasilitas di Taman Tiga Generasi maupun Islamic Center. Termasuk Taman Wiluyo Puspoyudo itu akan dilengkapi sebagaimana konsep ruang bersama Indonesia.
Kelengkapan yang dimaksud, taman-taman itu bukan hanya ada alat permainan. Tetapi ke depannya nanti ada alat olahraga yang outdoor, lalu diharapkan juga ada buku-buku bacaan.
“Jadi selain sebuah tempat bermain, tapi juga menjadi tempat berkumpulnya warga, anak, orang tua dan semuanya itu konsepnya dirangkum dalam konsep sebuah tematik sehat, cerdas dan ramah anak. Itu konsep yang akan diusung oleh ruang bersama Indonesia di Kota Balikpapan,” papar Heria.***
BACA JUGA
