Militer AS Lancarkan Operasi Kilat di Caracas, Presiden Venezuela dan Istri Resmi Ditahan!

Pertemuan AS Rusia
Donald Trump justru persalahkan Ukraina yang memulai perang dengan Rusia (YouTube BBC)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ketegangan di kawasan Amerika Latin mencapai puncaknya setelah militer Amerika Serikat secara mengejutkan melancarkan operasi khusus ke Caracas, Venezuela.

Dalam operasi kilat yang berlangsung pada Sabtu (3/1/2026), pasukan elite AS dilaporkan berhasil menangkap Presiden Venezuela beserta Ibu Negara.

Penangkapan ini merupakan bagian dari eskalasi dramatis kebijakan luar negeri Washington yang telah lama menempatkan kepemimpinan Venezuela di bawah tekanan sanksi berat dan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia serta keterlibatan dalam perdagangan narkotika internasional.

Operasi Senyap di Istana Miraflores

Laporan awal menyebutkan bahwa serangkaian ledakan terdengar di sekitar Istana Miraflores sebelum fajar menyingsing. Unit taktis udara AS dikabarkan melakukan serangan presisi terhadap titik-titik pertahanan utama di ibu kota guna melancarkan jalan bagi tim darat untuk mengamankan Presiden dan istrinya.

Hingga saat ini, kondisi di Caracas dilaporkan masih dalam status darurat militer, dengan komunikasi internasional yang sempat terputus. Pihak Pentagon sendiri belum merilis rincian teknis operasi, namun mengonfirmasi bahwa target utama telah berada dalam pengawasan pihak berwenang AS.

Pernyataan Tegas Presiden Donald Trump di X

Tak lama setelah berita penangkapan ini pecah, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, langsung mengumumkan keberhasilan operasi tersebut melalui akun resmi X.com miliknya.

Dalam unggahannya yang viral, Presiden Trump menegaskan bahwa ini adalah langkah besar bagi keamanan belahan bumi Barat.

@realDonaldTrump: “Kemenangan besar bagi Kebebasan! Pasukan militer kita yang luar biasa baru saja melakukan operasi yang sangat sukses. Diktator Venezuela dan istrinya kini berada dalam tahanan AS. Era penindasan telah berakhir, demokrasi akan segera kembali ke Venezuela. Amerika tetap kuat selamanya!

Reaksi Dunia dan Dampak Global

Langkah AS ini memicu reaksi beragam dari komunitas internasional. Sekutu-sekutu AS di kawasan Amerika Latin sebagian besar menyambut baik perubahan kekuasaan ini, sementara negara-negara rival mengecam keras tindakan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan negara yang tidak dapat dibenarkan.

Pasar minyak dunia juga langsung bereaksi dengan lonjakan harga yang signifikan, mengingat posisi Venezuela sebagai salah satu pemilik cadangan minyak terbesar di dunia. Para analis memprediksi akan terjadi pergeseran geopolitik besar-besaran di wilayah tersebut dalam beberapa hari mendatang.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses