Pemprov Kaltim Hadirkan 45 Tenant Sediakan Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Rabu (11/3/2026) (foto : Pemprov)
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjamin masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang puncak Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim pada Rabu (11/3/2026).

Kepala DPTPH Kaltim, Fahmi Himawan, menjelaskan bahwa GPM merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap aman di tengah meningkatnya permintaan pasar.

Pangkas Rantai Distribusi, Harga di Bawah HET

GPM kali ini melibatkan sedikitnya 45 tenant yang menyajikan berbagai komoditas strategis. Uniknya, kegiatan ini mempertemukan langsung produsen (petani, peternak, dan pekebun) dengan konsumen akhir.

“Dengan sistem ini, harga yang dijual tetap terkendali dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang jauh lebih terjangkau karena memotong rantai distribusi,” ujar Fahmi.

Beberapa komoditas yang tersedia di lokasi meliputi:

  • Bahan Pokok: Beras, telur, dan daging ayam/ikan.
  • Hortikultura: Sayur-mayur, bawang, cabai, dan buah-buahan segar.

Jaminan Sehat, Aman, dan Halal

Selain soal harga, Pemprov Kaltim juga memberikan jaminan kualitas pada setiap produk yang dijajakan. Fahmi menegaskan bahwa seluruh bahan pangan yang dijual telah melalui standar keamanan pangan.

“Yang dijual di sini kita pastikan sehat, aman, halal, dan terjamin keamanan pangannya,” tambahnya.

Dilakukan Serentak di 31 Provinsi

Gerakan ini tidak hanya dilakukan di Kaltim, melainkan serentak di 31 provinsi di seluruh Indonesia sebagai upaya nasional menekan inflasi. Pembukaan acara di Samarinda ditandai dengan pemukulan kentongan secara simbolis.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula aksi sosial berupa penyerahan bingkisan dari Eramart kepada para mustahik melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim, menambah nuansa kepedulian di bulan suci. / pemrov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses