Pelaku UMKM/ilustrasi (akurat.co)

Pemprov Kaltim Siapkan Beberapa Program Bagi UMKM

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menyiapkan sejumlah program bagi pelaku UMKM yang terdampak pandemi civid-19. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Kaltim Fuad Asaddin.

Program tersebut diantaranya menberdayakan pelaku UMKM dengan membuat masker, memberikan stimulus dalam bentuk tunai  untuk usaha mikro sebesar Rp 1,500 juta,  bantuan modal kerja Rp 4 juta, bantuan sembako , pasar murah online dan pelatihan online

“Sebanyak 500 ribu pieces  masker yang akan dibuat dengan melibatkan UKM. Nantinya masker buatan mereka disebar ke kabupaten dan kota di Kaltim,” ujarnya.

Lalu untuk stimulus ditargetkan sebanyak 1.500 pelaku UMKM dan saat ini data yang sudah masuk dari kota dan kabupten sebanyak 1.752 pelaku usaha. Untuk bantu modal data yang masuk 1.017 pelaku usaha. Jumlah tersebut kemungkinan masih akan bertambah.

“Itu data yang diusulkan Pemerintah Kota dan Kabupaten, tapi nanti akan ada verifikasi oleh tim. Kemungkinannya bisa saja bertambah,” ujarnya

Untuk pembagian sembako yang akan disediakan sebanyak 350 ribu paket. Nanti mekanisme pemberiannya diserahkan kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten. “Kemungkinan yang diberikan 10 ribuan. Datanya sama Pemerintah kota dan kabupaten,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk data UMKM yang diusulkan Pemerintah Kota dan Kabupaten rencanany7a akan dibahas pekan depan. “Karena semua data yang masuk baru usulan, jadi ada pembahasan lagi nanti 21 April 2020,” ujarnya.

Adapun 500 pieces masker yang dibuat dengan melibatkan UMKM rencananya akan dibagi ke seluruh kota dann kabupaten. Kota Balikpapan dan Samarinda akan mendapatkan masing-masing 300 ribu masker dan daerah lain sekitar 20 ribu.

Baca juga ini :  Update 8 Maret 2021 : Satgas Kaget 33 Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan Hari Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.