Kanker
Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty

Penderita Kanker di Balikpapan Alami Penurunan, Melalui IVA Test dan Sadari

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bersama dengan Pemerintah Kota Balikpapan dan sejumlah stakeholder lainnya melaksanala  kegiatan Seminar dan Pelatihan Tata Laksana Deteksi Dini Kanker dan Pelatihan Paliatif, di hotel Pasifik, Kamis (25/8/2022).

Acara dihadiri Ketua TP PKK Kota Balikpapan Hj. Nurlena, Kepala DKK Balikpapan dr. Andi Sri Juliarty, Ketua Yayasan Kanker Indonesia Kota Balikpapan Sri Soetantinah, Wakil Ketua YKI Balikpapan juga Ketua PMI Balikpapan drg. Dyah Muryani,. Acara yang didukung Pertamina dan Kalbe ini, dibuka Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty.

Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, pada tahun 2020 kasus kanker pada anak ada 612 kasus, kasus kanker pada dewasa ada 2.862 kasus, dan di tahun 2021 kasus kanker di Kota Balikpapan memang agak turun karena pandemi Covid-19 yang mana kanker pada anak 159 kasus dan dewasa 559 kasus.

“Tetapi ada yang meningkat pada Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test tahun lalu ada 2.414 kasus, dan di 2022 baru sampai Juni sudah ada 2.102 kasus,” ujar Andi Sri Juliarty kepada media disela-sela Seminar dan Pelatihan Tata Laksana Deteksi Dini Kanker dan Pelatihan Paliatif, Kamis (25/8/2022).

Dio biasa Andi Sri Juliarty disapa menambahkan, kalau kanker payudara mengetahuinya gampang dan bisa diajarkan untuk periksa sendiri namanya Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) diajarkan oleh tim YKI maupun puskemas dan klinik.

“Kalau untuk kanker leher rahim dilaksanakan terbanyak dengan cara IVA test dan rutin dilaksanakan oleh YKI atau Puskesmas serta BPJS Kesehatan ada layanan tes kanker,” aku Dio.

Sehingga yang punya kartu BPJS Kesehatan bisa juga mengikuti layanan tersebut, kalau ada gejala, misalnya keluar cairan berbau yang tidak biasanya dan berubah warna atau ada pendarahan ketika hubungan seksual suami istri.

Baca juga ini :  Sore Ini Hadapi PSIS Semarang, Borneo FC Ingin Akhiri Tren Negatif

Bagi yang belum berkeluarga pihaknya menyarankan untuk menjaga kesehatan, kemudian pola gaya hidup dan sekarang ada vaksin pencegahan kanker leher rahim terutama untuk remaja putri.

“Kita sudah mendengar kabar dari Kementerian Kesehatan akan ada arahnya kesana untuk gratis dalam hal pemeriksaan,” imbuhnya.

Di Balikpapan kasus kanker pada laki-laki terbanyak pada kanker paru-paru akibat gaya hidup merokok dan jenis kanker-kanker lainnya seperti kanker kelenjar, intinya selalu cek kondisi badan dan jika menemukan benjolan sesuatu yang tidak normal di tubuh langsung periksa ke dokter.

“Kalau Balikpapan banyak di dominasi payudara karena mudah ditemukan, karena posisinya diluar dan bisa dirabah kalau rahim di dalam jadi susah begitu ketahuan sudah stadium lanjut,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua YKI Cabang Kota Balikpapan, Sri Soetantinah mengatakan, bahwa hari ini seminar dan pelatihan diikuti sejumlah 160 orang, seperti diketahui angka kejadian kanker di Indonesia berada nomor 8 di Asia Tenggara dan di Asia berada momor 23, dengan laki-laki tertingi di Indonesia ada pada Kanker Paru, Kanker Hati, serta Perempuan Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim.

“Untuk itu perlu penanganan lebih lanjut, salah satunya melalui edukasi ke masyarakat mengenai penyakit kanker tersebut beserta pencegahan dan opsi perawatannya,” ujar Tantin biasa Sri Soetantinah disapa.

Tantin menambahkan, untuk pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia khususnya dua jenis kanker terbanyak kanker payudara dan kanker leher rahim pemerintah telah melakukan berbagai upaya antara lain deteksi dini kanker menggunakan metode pemeriksaan payudara klinis dan kanker leher rahim pada perempuan usia nikah, salah satunya melalui IVA Test.

Dalam rangka membantu Pemkot Balikpapan YKI cabang Kota Balikpapan berupaya melaksanakan berbagai program sosilisasi dan penyuluhan dengan bekerja sama beberapa stakeholder seperti DKK, DP3AKB, TP PKK, Puskeas dan Klinik.

Baca juga ini :  Proyek Kantor Lurah Graha Indah Dilelang, Ini Anggarannya

“Pemeriksaan IVA dan Sadari yang dilaksanakan secara gratis kepada masyarakat bekerja sama dengan puskesmas, klinik swasta dan mengajak peran serta masyarakat yang memerlukan,” akunya.

“Serta bantuan makanan penunjang pasca kemotrafi seperti susu yang tinggi energi dan protein khususnya pada pasien kanker kategori tidak mampu,” tambahnya.

YKI juga memberikan kepada pasien kanker yang tidak mampu biasanya otomatis hartanya semua terpakai untuk berobat, selanjutnya YKI cabang Kota Balikpapan bersama TP PKK Balikpapan menyelenggarakan perawatan pariatif karena merupakan metode perawatan yang belum banyak diketahui dan dipahami masyarakat.

“Sedangkan perawatan pariatif dapat memaksimalkan kualitas hidup pasien dan mengurangi gejala yang mengganggu dengan memerhatikan aspek sikologis dan spritual,” pungkasnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.