Prakiraan Cuaca Kaltim 11-20 Maret: Waspada Curah Hujan Tinggi di Kutai Barat dan Mahakam Ulu

Update BMKG: Prakiraan Cuaca Kaltim 11-20 Maret 2026 (foto : BMKG /Pemprov)
Update BMKG: Prakiraan Cuaca Kaltim 11-20 Maret 2026 (foto : BMKG /Pemprov)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Kalimantan Timur periode dasarian II Maret (11-20 Maret 2026). Secara umum, Kaltim diprediksi masih akan didominasi oleh hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengungkapkan bahwa peluang terjadinya hujan dengan curah 50 – 150 mm di sebagian besar wilayah Kaltim mencapai angka di atas 90 persen.

Waspada Kategori “Tinggi” di Wilayah Utara

Meski sebagian besar wilayah berada dalam kategori menengah, BMKG memberikan perhatian khusus pada beberapa wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan dengan intensitas Tinggi (150-200 mm). Wilayah tersebut meliputi:

  • Kabupaten Kutai Barat bagian utara (terutama Kec. Barong Tongkok yang mencatat curah hujan tertinggi hingga 313 mm).
  • Kabupaten Mahakam Ulu (sebagian besar wilayah).
  • Kabupaten Kutai Kartanegara bagian utara.
  • Kabupaten Kutai Timur bagian tengah.

Sifat Hujan: Sebagian Wilayah “Atas Normal”

Ditinjau dari sifat hujannya, mayoritas wilayah Kaltim berada pada kategori Normal (85-115%). Namun, warga di wilayah Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Mahakam Ulu, dan Berau harus lebih waspada karena diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal (116-200%).

“Sebaliknya, sebagian kecil wilayah di pesisir timur Kaltim diprediksi berada dalam kategori rendah (0-50 mm) dengan peluang antara 50-60 persen,” jelas Riza, dikutip dari laman Pemprov.

Dampak bagi Masyarakat dan Transportasi

Dengan kondisi curah hujan yang bervariasi dari menengah hingga sangat tinggi, BMKG mengingatkan potensi dampak berikut:

  1. Potensi Banjir & Longsor: Terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi (>150 mm) seperti Mahakam Ulu dan Kutai Barat.
  2. Gangguan Transportasi Mudik: Mengingat saat ini sudah memasuki periode pertengahan Maret (Ramadan), kondisi jalan trans-Kaltim perlu diwaspadai karena potensi jalan licin dan genangan.
  3. Aktivitas Pertanian: Curah hujan normal hingga atas normal ini dapat dimanfaatkan oleh para petani, namun perlu diwaspadai jika terjadi hujan sangat tinggi yang dapat merusak tanaman.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses