Presiden Prabowo Targetkan Setoran Rp800 Triliun ke Negara dari Pengelolaan Aset

Presiden Prabowo saat menghadiri tasyakuran HUT ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026) (foto : setneg)
Presiden Prabowo saat menghadiri tasyakuran HUT ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026) (foto : setneg)

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Presiden Prabowo Subianto memasang target tinggi bagi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam mengelola kekayaan negara. Di usia pertamanya, Danantara diharapkan mampu menjadi mesin uang baru bagi Indonesia dengan target pengembalian aset (return on asset) mencapai miliaran dolar per tahun.

Hal tersebut ditegaskan Presiden saat menghadiri tasyakuran HUT ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Dalam arahannya, Kepala Negara meminta jajaran manajemen tidak cepat puas meski telah menunjukkan performa impresif di tahun pertama.


Target Ambisius: Minimal Rp800 Triliun Per Tahun

Presiden Prabowo membandingkan Danantara dengan perusahaan global yang sehat, di mana tingkat pengembalian aset idealnya berada di angka 10 persen. Namun, untuk tahap awal, Presiden menetapkan target realistis sebesar 5 persen.

“Kalau hanya 5 persen return on asset, berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar tiap tahun. 50 miliar dolar adalah Rp800 triliun,” ujar Presiden Prabowo.


Capaian 2025: Melesat 300 Persen

Presiden mengapresiasi kinerja tahun operasional 2025 yang dilaporkan meningkat signifikan. Konsolidasi aset negara di bawah satu kendali mulai membuahkan hasil nyata dibandingkan pola pengelolaan sebelumnya.

  • Kenaikan Performa: Tingkat pengembalian aset tahun 2025 naik lebih dari 300 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.
  • Skala Pengelolaan: Terungkap bahwa entitas yang dikelola Danantara bukan hanya 250 perusahaan, melainkan mencapai lebih dari 1.000 perusahaan negara.

“Tidak mungkin suatu manajemen yang baik kalau tidak di satu kendali. Peningkatan ini membuktikan premis kita saat mendirikan Danantara,” tegasnya.


Sovereign Wealth Fund Terbesar ke-6 Dunia

Kehadiran Danantara menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara maju yang memiliki lembaga pengelola kekayaan negara (Sovereign Wealth Fund). Berdasarkan skala aset yang dikelola, Danantara kini diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

“Kita bersyukur sekarang Indonesia punya Sovereign Wealth Fund mungkin ke-6 atau ke-7 terbesar di dunia,” tutur Presiden.


Dampak Bagi Masyarakat

Dengan target setoran Rp800 triliun ke kas negara, Danantara diharapkan menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan nasional. Dana tersebut nantinya dapat dialokasikan untuk berbagai program kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi di daerah-daerah, termasuk di Kalimantan Timur sebagai lokasi IKN. /Setneg

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses