Raih Tiga PROPER Emas, Pertagas Dinilai Lampaui Standar Pengelolaan Lingkungan

Penerimaan penghargaan PROPER Emas oleh Pertagas dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER di TMII, Jakarta, Selasa (7/4).
Penerimaan penghargaan PROPER Emas oleh Pertagas dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER di TMII, Jakarta, Selasa (7/4). Foto: Pertagas

JAKARTA, inibalikpapan.com Raih tiga PROPER Emas, Pertagas dinilai tak sekadar patuh aturan, tapi melampaui standar lewat program lingkungan yang berdampak langsung ke masyarakat. Inisiatif perusahaan ini justru menyentuh kebutuhan dasar warga hingga mendorong ekonomi lokal.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, dan diterima Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring bersama Direktur Teknik dan Operasi, Agung Indri Pramantyo, dalam ajang PROPER di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Selasa (7/4/2026).

Capaian ini jadi bukti kalau Pertagas konsisten menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas program TJSL yang dijalankan secara konsisten dan berdampak nyata, baik untuk lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Indra dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, keberhasilan ini ditopang berbagai program inovatif di wilayah operasi yang menggabungkan aspek sosial dan lingkungan.

Limbah Plastik, Pipa Bekas, hingga Urine Sapi Jadi Solusi

Di Jawa Timur misalnya, ada program Eco Pori yang mengolah sampah plastik menjadi ecobrick untuk kebutuhan irigasi dan peningkatan hasil pertanian.

Di Kalimantan, program PISPA 2.0 memanfaatkan limbah pipa dan sampah organik untuk irigasi sekaligus menekan emisi. Sementara di Sumatera Selatan, program PESONA mengubah limbah urine sapi menjadi pestisida organik.

Tak hanya itu, pemberdayaan masyarakat juga terus diperkuat. Operation Kalimantan Area bahkan mencatat PROPER Emas keempat berturut-turut sejak 2022. Disusul South Sumatera Area dengan capaian kedua sejak 2024, dan East Java Area yang kembali meraih PROPER Emas untuk ketiga kalinya.

Lewat Program Karyadarsa di Kalimantan, Pertagas berhasil meningkatkan akses air bersih melalui sistem Aquagrid sekaligus mengubah lahan kritis 2,5 hektare menjadi produktif. Program ini juga ikut mendongkrak ekonomi desa lewat penguatan BUMDes dan UMKM.

Di Sumatera Selatan, Program Pusaka Artha mendorong ekonomi sirkular berbasis pengelolaan air dan limbah ternak. Hasilnya, pendapatan masyarakat meningkat dan keterlibatan generasi muda makin kuat.

Lebih dari 11 Ribu Warga Terlibat Langsung

Sementara di Jawa Timur, Program Cita Sembada mampu meningkatkan produktivitas pertanian hingga tiga kali panen dalam setahun. Dampaknya, pendapatan petani naik, pengelolaan sampah lebih baik, dan UMKM semakin berkembang, termasuk melibatkan kelompok rentan.

“Secara keseluruhan, program TJSL Pertagas telah menjangkau 17 kelompok masyarakat dengan lebih dari 11 ribu penerima manfaat langsung,” tambah Indra.

Dampak program ini juga terlihat dari Indeks Kepuasan Masyarakat yang mencapai 3,49 (kategori sangat baik) dan nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,49.

Ke depan, Pertagas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang memberi nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis.

Bagi Pertagas, PROPER Emas bukan sekadar penghargaan, tapi bukti nyata kontribusi perusahaan dalam menjawab tantangan sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses