Rekor! Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Pangan Hanya dalam 1 Tahun
KARAWANG, Inibalikpapn.com – Presiden Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional tahun 2025.
Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat menghadiri Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026).
Pencapaian ini menandai babak baru kedaulatan bangsa, di mana Indonesia berhasil memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya secara mandiri.
Memangkas Target: Dari 4 Tahun Menjadi 1 Tahun
Salah satu poin paling fenomenal dalam pengumuman ini adalah kecepatan pencapaian target. Saat dilantik, Presiden Prabowo menetapkan target swasembada pangan dalam waktu empat tahun. Namun, berkat kerja keras kolektif, target tersebut berhasil diwujudkan hanya dalam waktu satu tahun.
“Saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak. Saudara hasilkan yang tadinya target 4 tahun, saudara berikan kepada bangsa dalam 1 tahun. Kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujar Presiden Prabowo dengan penuh apresiasi.
Pangan Sebagai Tonggak Kedaulatan Bangsa
Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan adalah syarat mutlak bagi kemerdekaan sejati sebuah negara. Ia mengingatkan kembali pengalaman pahit saat pandemi COVID-19, di mana negara-negara produsen menahan ekspor pangan mereka.
- Kemandirian Hakiki: Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika urusan perut rakyatnya masih bergantung pada negara lain.
- Pelajaran Pandemi: Indonesia tidak boleh lengah dan harus memiliki ketahanan pangan serta energi yang kuat agar tidak terdampak gejolak global.
Apresiasi untuk 160 Juta Petani Indonesia
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan salah satu capaian terbaik Kabinet Merah Putih. Ia melaporkan bahwa sebanyak 160 juta petani di seluruh Indonesia merasakan dampak dari perhatian besar Presiden terhadap sektor agraris.
“Swasembada ini adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih dari gagasan besar Bapak Presiden dan seluruh penyuluh petani Indonesia,” pungkas Mentan dalam laporannya.
Presiden Prabowo menutup sambutannya dengan memberikan penghargaan tertinggi bagi para petani dan penyuluh sebagai garda terdepan yang telah mencatat tonggak penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. (BPMI Setpres)
BACA JUGA
