Safari Ramadan Balikpapan 2026: Pemkot Sosialisasi Nominal Zakat Fitrah dan Ajak Warga Bijak Berbelanja

Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Safari Ramadan di Masjid Al-Muhajirin, Balikpapan, Kamis (12/3/2026) malam (foto : Samsul/Inibalikpapan)
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Safari Ramadan di Masjid Al-Muhajirin, Balikpapan, Kamis (12/3/2026) malam (foto : Samsul/Inibalikpapan)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan kembali mempererat kedekatan dengan warga melalui agenda rutin Safari Ramadan. Pada Kamis (12/3/2026) malam, rombongan pemerintah kota menyambangi Masjid Al-Muhajirin untuk berdialog langsung sekaligus menjalankan ibadah bersama tokoh agama dan masyarakat setempat.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi, yang hadir mewakili jajaran pemerintah menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan jembatan komunikasi untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Sarana Aspirasi dan Harmonisasi Kota

Agus Budi menyatakan bahwa keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga kondusivitas Balikpapan sebagai kota yang nyaman dihuni.

“Safari Ramadan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi. Kami bisa bertatap muka langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun kota,” ujar Agus Budi di hadapan para jamaah.

Update Zakat Fitrah 2026: Rp42.000 – Rp54.000 Per Jiwa

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Balikpapan juga mensosialisasikan ketetapan zakat fitrah tahun 1447 H / 2026 yang telah diputuskan oleh Kementerian Agama Kota Balikpapan. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat segera menunaikan kewajibannya tepat waktu.

  • Zakat Beras: Setara dengan 3 kilogram beras per jiwa.
  • Zakat Uang: Ditetapkan sebesar Rp42.000 hingga Rp54.000 per jiwa (disesuaikan dengan kualitas beras yang dikonsumsi sehari-hari).

Pesan Wali Kota: Perkuat Kepedulian dan Bijak Berbelanja

Melalui sambutan tertulisnya, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengingatkan warga bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kepedulian sosial. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak konsumtif secara berlebihan menjelang Idulfitri.

  • Bijak Berbelanja: Warga diminta tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan terutama pada bahan makanan.
  • Kepedulian Sosial: Menjaga semangat gotong royong dan membantu warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar.

Pemerintah Kota berharap semangat kebersamaan ini tidak hanya berhenti di bulan suci, tetapi terus tumbuh untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang damai, inklusif, dan harmonis bagi seluruh warganya.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses