Skuat Persiba Balikpapan saat menjalani latiahn di lapangan Bima Sakti

Satia Bagja Tak Anggap Remeh Persewar Waropen

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pelatih Persiba Balikpapan Satia Bagdja mengaku, tak ada persiapan khusus saat menjamu Persewar Waropen dalam lanjutan liga 2 di stadion Batakan, Senin (02/08). Persiapan sama seperti menghadpi tim lain.

“Persiapannya tetap sama, biasa saja sama seperti kita menghadapi tim lain. Latihan biasa, hanya mematangkan saja persiapan kita,” ujar Satia.

Meski begitu, mantan Asisten Rahmad Darmawan itu tak menganggap remeh tim asal Papua tersebut. Pasalnya, anak asuh Elie Eiboy itu hanya selisih satu poin dengan tim yang berada diperingkat 3 dan 4 klasemen sementara Wilayah Timur.

“Semua tim saling mengalahkan, tuan rumah bisa kalah. Jadi kita tetap mewaspadai Persewar, mereka tim yang bagus dan berbahaya,” ujarnya.

Kendati begitu, mantan Pelatih Timnas Putri itu mengungkapkan, telah mengetahui kekuatan Oktavianus Maniani dkk. Satia Bagja bahkan sudah menonton rekaman video pertandingan tim yang bermarkas di Kabupaten Pasuruan itu.

“Ya dia kan mainnya bola-bola panjang, saya sudah lihat video pertandingan mereka. Cuma memang gak banyak video pertandingan mereka,” ujar

“Pemain-pemain mereka punya postur yang besar-besar dan saya juga sudah minta data pertandingan mereka terakhir (lawan Bogor FC Sulut United),”

Mantan Asisten Rahmad Darmawan itu pun telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi permainan anak asuh Elie Eiboy tersebut. Salah satunya akan diinstruksikkan kepada para pemainya  agar lebih banyak menguasai bola.

“Insya Allah sudah tahu apa yang akan dilakukan lawan Waropen. Yang pasti mereka main bola panjang, berarti kita jangan cepat kehilangan bola,” ujarnya.

“Jadi bola itu kita mesti banyak pegang, itu cara bagus untuk bisa menekan lawan. Kalau kita lama pegang bola lawan kan tidak bisa menyerang,”

Baca juga ini :  Tingkat Penularan Covid-19 di Kaltim Capai 83,8 Persen

Salah satu yang telah di instruksikannya kepada para pemain dalam latihan maupun setiap pertandingan yang dilakoni Persiba menguasai bola selama mungkln. Karena filosofinya dalam sepakbola, pertahanan terbaik adalah menguasai bola selama mungkin.

 “Kalau kita bisa menguasai bola selama mungkin, itu pertahanan yang paling bagus. Jadi orang gak nyerang-nyerang. Jadi pengertian pertahanan yang menyerang bukan kita pressing di depan,” ujarnya.

“Jadi itu yang saya mau lawan Waropen, pemain jangan sering kehilangan bola, tapi bagaimana kita selama mungkin pegang bola, karena kita mau menang.”

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.