SMP Negeri 29 Dibangun di Balikpapan Utara, Warga Grand City Tak Perlu Lagi Cari Sekolah Jauh

Jalan Boluevard Grand City Balikpapan / inibalikpapan

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Warga Balikpapan Utara akhirnya mendapat kabar yang ditunggu. Pemerintah Kota Balikpapan mulai memproses pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Grand City. Sekolah baru ini diharapkan mengurangi kepadatan SMP negeri sekaligus memangkas jarak tempuh anak-anak yang selama ini harus sekolah ke wilayah lain.

Pesatnya pertumbuhan permukiman di Balikpapan Utara membuat kebutuhan fasilitas pendidikan semakin mendesak. Selama ini, banyak orang tua mengeluhkan keterbatasan daya tampung SMP negeri di sekitar kawasan Grand City dan sekitarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menyebut pembangunan SMP Negeri 29 menjadi langkah awal untuk menjawab persoalan tersebut.

“Tahap awal yang dibangun adalah SMP. Untuk TK dan SD, bisa menyusul sesuai kebutuhan ke depan,” ujar Gasali, Rabu (14/1/2026).

Dibangun di Lahan Fasum Seluas Dua Hektare

Sekolah ini akan berdiri di atas lahan kurang lebih dua hektare yang merupakan fasilitas umum (fasum) hasil serah terima dari pengembang perumahan.

Lokasinya berada di kawasan Green City, Balikpapan Utara, wilayah yang terus berkembang seiring bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi.

Pemanfaatan lahan fasum ini dinilai strategis karena langsung menyasar kebutuhan dasar warga, terutama akses pendidikan bagi 

anak-anak di lingkungan sekitar.

Anggaran Rp20 Miliar, Proses Lelang Sudah Dimulai

Untuk pembangunan fisik SMP Negeri 29, anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp20 miliar. Saat ini, proses lelang proyek telah mulai berjalan.

Gasali berharap pembangunan sekolah tersebut bisa segera terealisasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secepat mungkin oleh masyarakat.

“Harapannya, pemerataan akses pendidikan bisa benar-benar dirasakan, khususnya di Balikpapan Utara,” ujarnya.

Dengan hadirnya SMP Negeri 29, warga Balikpapan Utara diharapkan tidak lagi bergantung pada sekolah di kecamatan lain yang jaraknya cukup jauh dan sering kali sudah penuh.

Pembangunan ini juga menjadi sinyal bahwa kawasan Balikpapan Utara tidak hanya tumbuh dari sisi hunian, tetapi juga diimbangi dengan fasilitas publik yang memadai, terutama pendidikan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses