Tak Perlu Bolak-Balik Kantor, Urusan Pedagang hingga Ketahanan Pangan Balikpapan Kini Satu Gedung

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Warga Balikpapan kini tak perlu lagi berpindah-pindah kantor untuk mengurus layanan perdagangan hingga ketahanan pangan Pemerintah Kota Balikpapan meresmikan Gedung Gabungan Dinas Disdag dan DKP3 di Balikpapan Selatan, Senin (9/2/2026), bertepatan HUT ke-129 Kota Balikpapan.

Selama ini, pedagang kecil dan keluarga kerap harus mendatangi lokasi berbeda untuk mengurus layanan yang saling berkaitan. Proses itu tidak jarang memakan waktu dan biaya, terutama bagi warga yang mengandalkan penghasilan harian.

Sekarang: Satu Gedung, Lebih Praktis

Gedung Gabungan Dinas (Gadis) di Jalan Marsma Iswahyudi kini menjadi pusat layanan:

1. Dinas Perdagangan (Disdag).

2. DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan).

Konsep satu atap ini dirancang untuk memangkas waktu layanan dan mempermudah koordinasi antarinstansi.

Rina, salah satu pelaku usaha kecil di Balikpapan Selatan, menilai kehadiran gedung ini akan sangat membantu.

“Kalau semua urusan bisa di satu tempat, kami tidak perlu bolak-balik. Waktu bisa dipakai untuk kerja,” ujarnya singkat.

Pemkot Balikpapan menyebut dua dinas ini melayani ribuan warga setiap tahun, mulai dari pedagang kecil hingga keluarga yang membutuhkan pendampingan dan layanan perlindungan.

Dengan layanan terpusat, proses administrasi diharapkan menjadi lebih cepat dan tertata.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan pembangunan gedung ini merupakan bagian dari upaya mengejar kebutuhan fasilitas publik seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi kota.

“Pembangunan ini adalah laporan kerja nyata kami kepada masyarakat di momentum HUT ke-129 Balikpapan,” ujarnya.

Bukan Sekadar Gedung Baru

Selain Gedung Gadis, Pemkot Balikpapan juga meresmikan puskesmas, taman kota, pedestrian, serta peningkatan jalan di Balikpapan Barat dan Timur sebagai bagian dari penataan kota jangka panjang.

Dengan layanan yang kini terpusat, warga Balikpapan diharapkan bisa mengurus kebutuhan lebih cepat dan lebih manusiawi. Gedung ini menjadi simbol bahwa pelayanan publik mulai menyesuaikan diri dengan ritme kota yang terus tumbuh.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses