THR ASN 2026 Cair 100 Persen & Bonus Ojol Rp220 Miliar: Simak Jadwal dan Rincian Lengkapnya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idulfitri, Selasa (3/03) / Kemenko Ekon
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idulfitri, Selasa (3/03) / Kemenko Ekon

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Kabar gembira bagi jutaan pekerja di Indonesia menjelang Idulfitri 1447 H. Pemerintah secara resmi mengumumkan kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) tahun 2026 dengan total anggaran fantastis mencapai lebih dari Rp179 triliun guna menjaga daya beli masyarakat dan menggenjot pertumbuhan ekonomi kuartal pertama.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa THR untuk ASN tahun ini akan dibayarkan penuh tanpa potongan.

THR ASN: Anggaran Rp55 Triliun, Cair 100% Penuh

Pemerintah mengalokasikan Rp55 triliun untuk THR ASN, TNI/Polri, dan Pensiunan—meningkat 10% dibanding tahun lalu. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, komponen yang dibayarkan kali ini meliputi gaji pokok dan seluruh tunjangan (keluarga, pangan, jabatan/kinerja) sebesar 100% penuh.

Rincian Penerima THR 2026:

  • ASN Pusat/TNI/Polri: 2,4 juta orang (Alokasi APBN Rp22,2 triliun).
  • ASN Daerah: 4,3 juta orang (Alokasi APBD Rp20,2 triliun).
  • Pensiunan: 3,8 juta orang (Alokasi APBN Rp12,7 triliun).

“THR ini berbeda dengan Gaji ke-13. THR cair menjelang Lebaran, sementara Gaji ke-13 akan dibayarkan pada Juni 2026,” jelas Menko Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (3/3/2026).

Sektor Swasta: Wajib Full, H-7 Harus Cair

Untuk sektor swasta, Pemerintah menegaskan THR wajib dibayarkan penuh dan tidak boleh dicicil.

  • Masa kerja ≥ 1 tahun: Cair 1 bulan upah.
  • Masa kerja < 1 tahun: Cair secara proporsional.
  • Deadline: Paling lambat H-7 Idulfitri.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, diperkirakan ada Rp124 triliun uang THR yang akan berputar di masyarakat dari 26,5 juta pekerja swasta.

Terobosan BHR Ojek Online: Jangkau 850 Ribu Mitra

Tahun 2026 menjadi catatan penting bagi pekerja sektor informal. Lebih dari 850 ribu mitra ojek online (Ojol) akan menerima Bonus Hari Raya (BHR) dengan total nilai Rp220 miliar.

Komitmen Aplikator:

  • GoTo & Grab: Menyiapkan dana agregat Rp100–110 miliar untuk sekitar 800 ribu mitra (naik 2x lipat dari tahun lalu).
  • Maxim: Memberikan BHR kepada 51.000 mitra produktif (naik drastis dari tahun lalu yang hanya 1.000 mitra).
  • inDrive: Berkomitmen membagikan BHR kepada sekitar 500 pengemudi.

Pemerintah mendorong BHR Ojol ini cair lebih awal, mulai H-14 hingga paling lambat H-7.

Stimulus Tambahan: Beras, Minyak Goreng, hingga WFA

Selain THR dan BHR, pemerintah menyiapkan “paket lengkap” stimulus Lebaran 2026:

  1. Bantuan Pangan: 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng untuk 35,04 juta keluarga (KPM).
  2. Diskon Transportasi: Anggaran Rp911,16 miliar untuk menekan biaya mudik.
  3. Kebijakan WFA: ASN dan swasta diperbolehkan Work From Anywhere pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 untuk mengoptimalkan mobilitas. ***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses