Akses Tol ke IKN di Balikpapan Ambruk

Akses Tol IKN-Balikpapan ambruk diduga akibat hujan intensitas tinggi

BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – Jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di KM 11 Balikpapan Utara ambruk setelah sempat dibuka secara fungsional saat libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. 

Kerusakan sepanjang 82,5 meter itu terjadi di Segmen 3A2 dan langsung memunculkan kekhawatiran warga soal keamanan jalur yang digadang-gadang menjadi akses penting menuju ibu kota baru.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menjelaskan ambruknya struktur tol dipicu intensitas hujan tinggi yang mengguyur Balikpapan dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras tercatat turun sejak Rabu (8/1/2026) pukul 15.35 WITA hingga Kamis pagi (9/1/2026).

Menurut Yudi, pada Kamis pukul 11.55 WITA terjadi pergeseran timbunan tanah di area disposal yang mengakibatkan penurunan struktur slab on pile. “Pergerakan tanah tersebut membuat bagian tol mengalami penurunan signifikan di sepanjang 82,5 meter pada Seksi 3A2 Segmen Karangjoang–KKT Kariangau,” ujar Yudi, Minggu (11/1/2026).

BMKG sebelumnya juga telah menetapkan Kalimantan Timur berstatus waspada hujan lebat sepanjang Januari 2026. Hujan dengan intensitas tinggi tercatat terjadi di kawasan Tol IKN pada 7 hingga 8 Januari, yang kemudian memicu gangguan stabilitas tanah di sekitar konstruksi.

Meski belum dibuka secara penuh, tol menuju IKN ini sempat digunakan secara fungsional saat libur Nataru. Kondisi tersebut membuat sebagian warga Balikpapan Utara mempertanyakan kesiapan dan ketahanan konstruksi, mengingat jalur ini diharapkan menjadi akses strategis penunjang mobilitas menuju kawasan IKN.

Yudi menegaskan bahwa ruas tol tersebut masih berada dalam masa konstruksi sehingga perbaikan menjadi tanggung jawab penuh penyedia jasa. Saat ini, tim lapangan telah melakukan inventarisasi kerusakan, merapikan timbunan hingga ketinggian aman, serta mengamankan slab on pile yang mengalami penurunan agar kerusakan tidak meluas.

Untuk penanganan permanen, penyedia jasa akan membersihkan area terdampak dan melaksanakan kembali pembangunan struktur slab on pile secara menyeluruh. Seluruh biaya perbaikan dipastikan tidak membebani negara karena menjadi tanggung jawab penyedia jasa pelaksana.

“Sebagai langkah antisipasi ke depan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur juga akan melakukan survei dan inventarisasi terhadap seluruh slab on pile di ruas Tol IKN,” akunya.

Penanganan lanjutan akan difokuskan pada pengendalian aliran air di bawah struktur agar stabilitas tanah tetap terjaga, termasuk dengan penataan sistem drainase dan penguatan area timbunan.

Yudi menyebutkan pihaknya menargetkan seluruh perbaikan dapat diselesaikan pada Maret 2026. Dengan demikian, ruas tol menuju IKN diharapkan kembali dapat difungsikan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Meski sempat mengalami gangguan, proyek tol menuju IKN ini diharapkan tetap menjadi akses penting bagi Balikpapan dan Kalimantan Timur. Evaluasi menyeluruh dan perbaikan permanen dinilai menjadi kunci agar infrastruktur strategis ini benar-benar aman dan siap digunakan masyarakat.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses