Home / IniADV-DPRD Balikpapan / Wakil Ketua Komisi IV DPR Balikpapan Usul Sekolah Swasta Disubsidi
Hari Iwan Wahyudi

Wakil Ketua Komisi IV DPR Balikpapan Usul Sekolah Swasta Disubsidi

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Sekolah negeri selalu menjadi incaran siswa maupun orangtua setiap tahun ajaran baru. Salah satunya, karena masuk sekolah negeri gratis. Sedangkan sekolah swasta harus mengeluarkan biaya yang besar.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Iwan Wahyudi pun mengusulkan agar sekolah swasta mendapat sudsidi sehingga orangtua siswa yang anaknya tidak diterima disekolah negeri mau mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta.

“Daripada hanya membangun ruang belajar tambahan di sekolah negeri usul saya sebaiknya subsidi sekolah swasta,” ujarnya

Selama ini sekolah negeri memang dianggap memberatkan karena biaya uang gedung dan SPP yang memberatkan. Khususnya mereka warga menegah kebawah. Uang gedung bahkan mencapai jutaan setiap kali tahun ajaran baru.

“Karena mahal jadi kalau pemerintah mensubsidi biaya uang masuk dan SPP ke swasta, maka keluhan masyarakat terkait biaya masuk akan ringan,” ujarnya

“Jadi masyarakat lebih memilih sekolah negeri karena gratis. Makanya metreka berebut masuk sekolah negeri, bukan swasta,”

Menurutnya, subsidi juga akan membantu sekolah swasta untuk tetap bertahan karena orangtua lebih memilih menyekolahkan akannya ke sekolah negeri. Sementara sekolah swasta juga harus menggaji guru dan pegawai lainnya.

“Itu membantu sekolah swasta tetap bertahan dan tidak terpuruk karena kurangnya siswa, yang lama-lama mengakibatkan sekolah swasta tutup,” ujarnya.

Kata dia, sekolah swasta juga harus ikut dipikirkan. Tidak hanya sekolah negeri. Uang subsidi bisa dititipkan melalui Dinas Pendidikkan. “Kasian kalau selalu kita bangun sekolah negeri, lalu swasta mati. mereka juga harus dipikirkan,” ujarnya.

Comments

comments

About glen

Check Also

Pasar Baru Ditinggal Pedagang Mudik, Mall Baru Buka Oktober

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Dalam beberapa bulan terakhir Pasar Baru rupanya banyak ditinggal pedagang. Karena kini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.