Home / IniADV-DPRD Balikpapan / Keberadaan Depo Kontainer KM 5.5 , Urai Kemacetan dan Hapus Jalur Tengkorak Turunan Rapak
Kasat Lantas Polres Balikpapan Kompol Noordhianto saat memberikan tanggapan FGD Pengembangan Depo Kontainer di KM 5,5 Kariangau, (27/6/2019)

Keberadaan Depo Kontainer KM 5.5 , Urai Kemacetan dan Hapus Jalur Tengkorak Turunan Rapak

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com  – Rencana pengembangan depo container, perparkiran kendaraan besar di Kariangau Km 5,5 diharapkan dapat mengurai kemacetan di dalam kota khusus mengurangi tingkat kecelakaan di tanjakan /turunan Rapak.

Anggota Komisi III DPRD Kota Andi Arif Agung mengatakan keberadaan depo kontaier Km 5,5 kendaraan besar diatas roda empat tidak lagi masuk jalan perkotaan. Mereka akan melakukan langsir dan pemindahan barang-barang ke kendaraan yang lebih kecil.

Arif mengulas setelah perpindahan pelabuhan Somber ke Kariangau 5,5, pemerintah lambat mengantisipasi sehingga muncul berbagai persoalan.

“Kita lambat antisipasi bangun pos timbang. Kalau yang sekarang punya provinsi 17 itu kurang strategis lagi karena jalurini (karingau ini) urat nadi distribusi logistic kita. Karena rata-rata masuk ke pelabuhan Kariangau,” jelasnya dalam FGD pengembangan depo container,gudang dan  perparkiran Km 5,5, (27/6/2019).

“kajian ini sangat dibutuhkan paling tidak periode kedepan kita membuat legal standing mewujudkan apakah  namanya perparkiran, atau gudang. Inilah nanti akan jadi legal standing kita untuk bisa nantinya dibuatkan perda,” sambung politisi Golkar ini.

pada kesempatan sama, Kasat Lantas Polres Balikpapan Kompol Noordhianto mengaku lega dan memberikan apresiasi dengan rencana pemkot dan DPRD mengkaji pembangunan depo container di Km 5,5 .

“Media bisa mempublis bahwa pemerintah, dewan sudah berbuat.apa yang dikeluhkan, ditakutkan, dikhawatirkan sebetulnya sudah dilakukan. Bahwa iniloh kita sama-sama sinergi. Apa yang ditakutkan tanjakan tengkorak, turunan itu sudah kita perbuat,” ujarnya.

Kasat lantas yang sudah berdinas 2 tahun lebih ini kerap menempatkan personilnya di lokasi rawan kewajiban turunan Muara Rapak.

“Dengan acara ini (FGD) kami ingin sampaikan ikan sepat ikan gabung semakin cepat semakin bagus. Permasalahan yang ada selama ini bisa diselesaikan karena letakanya straregis menghubungkan pelayanan feri Karingau, tol 13 dan simpang KKT apalagi ada penghubung akses kendaraan kecil ke MT Haryono,” tukasnya.

Comments

comments

About andi aa

Check Also

Pertamina RU V Gelar Turnamen Catur se-Kalimantan Timur

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Ratusan pecinta catur di Balikpapan dan Kaltim ambil bagian dalam Turnamen Catur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.