Anggota DPRD Tidak Menggunakan Kendaraan Dinas Tapi Mendapat Uang Transport

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – DPRD Kota Balikpapan menyambut baik penerapan PP 18 mengenai Hak Keuangan dan Administratif pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah. Salah satunya mengatur penggunaan kendaraan dinas.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan dengan berlakunya PP 18 itu anggota DPRD dan alat kelengkapan yang selama ini menggunakan kendaraan dinas kini tidak lagi namun mendapatkan pergantian uang kendaraan

“Mobil dinas maupun alat kelengkapan dewan ditarik dan diganti dengan transport. Ini sesuai PP 18 lebih efisien dan kami mencermati dengan diganti uang transport lebih efisien seperi BBM, pemeliharaan, pemenuhan tempat parkir,” jelas Ketua DPRD Abdulloh, (2/12018).

Menurutnya di lingkungan DPRD seluruh anggota DPRD mendapatkan hak sama dengan jajaran pimpinan dalam hal kendaraan dinas tetapi sekarang ini digantikan dengan uang transport.

“Hak yang sama diatur dalam PP 18 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Kecuali mobil opersional itu kita bisa pakai dengan memimnjam dari pemerintah kota. Setelah itu dikembalikan ke pemkot,” terangnya.

Disinggung mengenai kinerja DPRD dengan tidak ada kendaraan dinas, Abdulloh berpendapat bahwa mengenai kinerja kembali pada individual.

” Bisa saja gaji rendah kinerja tinggi tapi juga dapat terjadi gaji besar tapi kinerja rendah karena karakter yang bersangkutan.Barangkali pembinaan seperti ini perlu dilakukan. Mungkin workshop yang spesifik,” tambahnya.

Sedangkan mengenai besarannya uang transport yang diterima anggota DPRD dilakukan berdasarkan appraisal. Namun Abdulloh belum mengetahui persis jumlah uang yang diterima anggotanya.

“Kalau jumlah kendaraan dinas nggak hapal, 6000 PNS separuhnya menggunakan kendaraan dinas baik mobil atau motor itu kali bensin, perawatan mobil berapa miliar. Itu diatas 30 miliar,” ujarnya.

Baca juga ini :  Anggota DPRD Balikpapan dan Kepala Dinas Terpapar Covid-19

Dia meyakini kebijakan yang diambil pemkot ini seperti sewa kendaraan akan jauh lebih efektif dan efisien. Juga dipastikan menutup peluang orang berbuat manipulative.

“Memperkecil manipulative dalam artian mobil tetap rusak tapi kok ada biaya perawatan mobil. Umur mobil 2 tahun sudah hancur,” pungkasnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.