Minyak goreng

Antisipasi Kelangkaan, Toko akan Diminta Terapkan Celup Tinta Pemilu Bagi Pembeli Minyak Goreng

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Arzaedi Rachman mempertimbangkan akan meminta toko modern akan menggunakan tinta pemilu bagi pembeli minyak goreng

Hal itu karena dari laporan yang diterima dari toko modern warga mengajak keluarganya untuk memborong minyak goreng. Sehingga menyebabkan minyak goreng cepat ahbis dan menjadi langka.

“Yang terjadi di lapangan ini pengakuan semua toko, ritel

Ini antrinya sudah di salah gunakan, satu orang dua liter, tapi yang antri di dalam itu satu keluarga tapi pura-pura gak kenal,” ujarnya kepada awak media.

 “Ini pengakuan toko-toko itu lapor ke saya, Pak bagaimana saya mengatasi orang-orang ini,”

Karenanya kedepan akan diberlakukan tinta pemilu bagi konsumen. Dia akan menggelar rapat untuk meminta setiap toko modern untuk menyediakan tinta pemilu.  Bagi pembeli jarinya akan di celup tinta.

“Nah ini kedepan saya akan berlakukan tinta pemilu itu. Ini saya segera lakukan ini rapat ini, setiap tokok saya minta untuk menyediakan tinta itu. Jadi setiap beli celup tinta,” ujarnya

Kata dia, harus kebutuhan satu keluarga dalam sebulan itu hanya 3 liter. Tapi karena warga ketakutan, sehingga memborong minyak goreng melebih dari kebutuhan rata-rata per bulan sehingga menjadi langka.

“Karena kebutuhan kita satu bulan 3 liter cukup per kepala keluarga itu. Kalau per harinya kan 28 ribu liter kebutuahn di Balikpapan, kali kan saja 30 hari ini berapa,” ujarnya

Comments

comments

Baca juga ini :  Warga Rela Antri Hingga ke Jalan untuk dapatkan Minyak Goreng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.