Apa Makna Tahun Kuda Api di Perayaan Imlek 2026? Ini Penjelasan Pakar Feng Shui

Perayaan Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2/2026) menandai dimulainya Tahun Kuda Api. Tahun ini diprediksi membawa energi besar yang penuh semangat, agresif, dan cepat bergerak. Namun di balik euforia tersebut, tersimpan potensi ambisi berlebihan hingga kelelahan mental. (Foto: Freepik)

JAKARTA, inibalikpapan.com – Perayaan Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2/2026) menandai dimulainya Tahun Kuda Api. Tahun ini diprediksi membawa energi besar yang penuh semangat, agresif, dan cepat bergerak. Namun di balik euforia tersebut, tersimpan potensi ambisi berlebihan hingga kelelahan mental.

Pakar feng shui, Yulius Fang, menilai kombinasi elemen dalam Kuda Api menciptakan energi yang ekstrem.

“Kuda api sendiri kan adalah kuda yang berelemen api kecil, mewakili api kecil seperti nyala lilin, yang kadang mood swing, tidak stabil, tidak fokus. Kemudian datang bersama api besar seperti matahari yang memberikan semangat dan euforia,” ujar Yulius dalam wawancara khusus, Jumat (13/2/2026), dikutip dari Suara, jaringan inibalikpapan.com.

Menurutnya, perpaduan api kecil dan api besar membuat 2026 dipenuhi antusiasme tinggi dan aktivitas masif. Banyak orang terdorong bergerak cepat, mengejar peluang, dan ingin segera melihat hasil. Namun energi yang membara itu juga memicu sisi lain: ketidaksabaran dan agresivitas.

“Karena sangat aktif, muncul ketidaksabaran. Orang tidak mau menunggu lama, agresif, emosional, temperamental, maunya hasil cepat. Mudah muncul sikap FOMO (fear of missing out),” jelasnya.

Fenomena FOMO, lanjutnya, bisa menjalar ke berbagai sektor, mulai dari tren bisnis, investasi, hingga gaya hidup. Ketika satu peluang terlihat menjanjikan, orang berbondong-bondong ikut tanpa perhitungan matang.

“Ada yang buka bisnis A, semua pada sibuk mau ikut buka bisnis yang sama. Api itu sifatnya easy come, easy go. Cepat nyala, cepat padam,” katanya.

Yulius menggambarkan, sesuatu bisa viral dalam waktu singkat, tetapi juga cepat meredup. Semangat tinggi di awal tahun berpotensi berubah menjadi kehilangan energi di pertengahan atau akhir tahun.

“Orang akan semangat di awalnya, tapi di akhir bisa padam. Karena apinya itu flaming, cepat besar tapi juga cepat habis kalau tidak dijaga,” tambahnya.

Selain FOMO, ia juga menyoroti risiko burnout akibat tekanan berlebih. Dominasi elemen api dapat memicu kegelisahan dan kecemasan.

“Kuda api ini passionate-nya berlebihan. Orang jadi mudah restless, gelisah, anxiety, cemas berlebih,” ungkapnya.

Di sisi lain, Tahun Kuda Api dinilai menjadi momentum strategis untuk peluncuran produk atau inovasi baru. Masyarakat cenderung lebih antusias mencoba hal-hal baru. Namun, ia mengingatkan agar tidak terjebak pada pencitraan.

“Api itu kelihatannya megah di luar, terang, wow. Tapi kalau kita pegang, kosong. Jadi tahun ini kelihatannya hebat di luar, tapi bisa saja di dalamnya kosong kalau tidak ada fondasi yang kuat,” ujarnya.

Karena itu, pengendalian diri dan kestabilan emosi menjadi kunci menghadapi dinamika 2026.

“Jangan terlalu percaya pada performa luar. Jangan ikut-ikutan. Tahun ini harus bisa mengendalikan diri, bukan dikendalikan hype,” pungkas Yulius.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses