`
Jargas yang mengeluarkan api

Api keluar dari Pipa Jargas Sumber Rejo

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Warga di Jalan Letjend S Parman RT 20 Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, dikagetkan dengan kobaran api dari pipa jaringan gas (jargas) sekitar pukul 18.30 Wita, Jumat (06/09) petang.

Kobaran api sempat membuat takut Yuli Astuti  yang rumahnya berdekatan. Hingga membuat wanita berusia 32 tahun itu berteriak. Warga yang mendengar teriakan Yuli, kemudian berbondong-bondong menuju sumber api.

“Warga mendengarkan teriakan, kemudian mendatangi sumber api itu. Api memang sudah menyala,” ujar Makmur warga sekitar.

Kemudian warga berusaha memadamkan kobaran api itu dengan peralatan seadanya. Menyiram dengan air hingga pasir. Karena wargta takut, kobaran api membesar kemudian menyambar rumah warga yang terdekat.

“Berbagai cara dilakukan untuk memadamkan api, menggunakan air makin melebar hingga mau masuk ke dalam rumah, pakai sayur, seng hingga akhirnya ditutup pasir baru padam,” ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan sempat menerjunkan tim ke lokasi. Namun api keburu sudah padam. Warga menyebut kebakaran pertama kali terjadi diduga ada warga yang membakar semut di dekat jargas.

“Pasar pagi saja tidak ada aktivitas tiba-tiba api menyala begitu saja. Tapi sekarang sudah padam kami tutup dengan pasir,” ujarnya.

Sementara itu, tim dari UPTD Jargas turun ke lokasi, setelah mendapat informasi adanya pipa jargas yang mengeluarkan api. Untuk mengantisipasi kebakaran, petugas UPTD kemudian mematikan jalur jargas di sektor 1.

“Sementara di jalur jargas sektor 1 kita matikan dulu untuk perbaikan di titik kebakaran, dari investigasi kita masih cek dulu apakah dari kebocoran, apakah ada api yang membocorkan jalur,” ujar petugas jargas, Dwi Cahyo.

Polsek Balikpapan Utara dan URC Polres Balikpapan juga terjun ke lokasi untuk menyelidiki penyebab keluarnya api dari pipa jargas.

Baca juga ini :  Update 26 Mei 2021 : Sebanyak 1.190 Kasus Aktif Covid-19 di Kaltim, 1.707 Kasus Kematian

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.