Balikpapan Bidik Predikat Kota Sehat Tertinggi, Stunting Jadi Tantangan Utama

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati. (Foto: Samsul/Inibalikpapan)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan lonjakan status dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS), dari kategori Padapa menuju Wistara level tertinggi kota sehat di Indonesia. 

Target ini bukan sekadar prestasi, tetapi berkaitan langsung dengan kualitas hidup warga, mulai dari kesehatan anak hingga lingkungan kota.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiyati, mengatakan target tersebut menjadi tantangan besar karena sembilan tatanan harus dipenuhi secara menyeluruh untuk meraih predikat Wistara.

“Luar biasa karena ada sembilan tatanan yang harus dipenuhi. Di bidang kesehatan sendiri memang masih ada permasalahan, salah satunya stunting, dan itu menjadi faktor pengurang dalam penilaian,” ujar Alwiyati, Rabu (14/1/2026).

Permasalahan stunting masih menjadi pekerjaan rumah utama. Isu ini dinilai berdampak langsung terhadap kualitas generasi masa depan Balikpapan, sekaligus memengaruhi skor penilaian kota sehat.

Upaya penanganan terus dilakukan melalui penguatan layanan kesehatan, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi program yang menyasar keluarga dan anak sejak usia dini.

Di sisi lain, sejumlah tatanan lain menunjukkan tren positif. Sektor perhubungan dan pariwisata dinilai mulai mengalami peningkatan signifikan.

“Untuk tatanan lain seperti perhubungan dan pariwisata sudah mulai bagus. Ke depan, sektor pariwisata juga akan kita dorong menjadi pariwisata sehat,” kata Alwiyati.

Konsep pariwisata sehat diarahkan agar aktivitas wisata tetap aman, bersih, dan mendukung kesehatan pengunjung maupun masyarakat sekitar.

Pemkot Balikpapan menargetkan nilai optimal di seluruh tatanan, bukan hanya mengejar label kota sehat.

“Targetnya memang kesehatan harus tinggi, dan nilai semua tatanan itu idealnya 100 semua,” tegas Alwiyati.

Untuk itu, berbagai inovasi disiapkan agar capaian yang diraih tidak hanya bersifat sesaat, tetapi bisa dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.

Sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) disebut menjadi faktor penentu dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota sehat berpredikat tertinggi. Evaluasi tiap tatanan akan dilakukan secara berkelanjutan untuk menutup celah yang masih ada.

“Sinergi dan kolaborasi seluruh OPD harus terus ditingkatkan. Semua tatanan perlu dievaluasi agar bisa dilakukan perbaikan ke depan,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses