Kilang Pertamina Balikpapan Dikebut, Menteri ESDM: Proyek Ini Penting untuk Kurangi Impor BBM

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Kilang Pertamina Balikpapan bukan sekadar agenda rutin. Pemerintah ingin memastikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) yang selama ini dinanti benar-benar berjalan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Proyek RDMP Balikpapan ini sangat penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan impor BBM,” ujar Bahlil saat meninjau langsung lokasi kilang, Kamis (8/1/2026).

Menteri ESDM tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada sore hari, sebelum melanjutkan perjalanan menuju kilang. Di lokasi, Bahlil meninjau progres fisik proyek sekaligus memastikan standar keselamatan dan mutu tetap menjadi prioritas utama.

“Kita ingin proyek ini selesai tepat waktu, aman, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Proyek RDMP Kilang Pertamina Balikpapan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional di sektor energi. Melalui proyek ini, kapasitas dan kompleksitas kilang ditingkatkan agar mampu menghasilkan BBM berkualitas tinggi sesuai standar Euro V.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan RDMP Balikpapan memiliki peran penting bagi Pertamina dan daerah. “Kilang Balikpapan akan menjadi salah satu tulang punggung pengolahan energi nasional. Kami memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana dan standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Dampak proyek ini tidak hanya berskala nasional. Di Balikpapan dan Kalimantan Timur, RDMP menjadi penggerak ekonomi daerah. Proyek ini menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan sektor pendukung di sekitar kawasan kilang.

“Banyak pekerja lokal yang terlibat langsung di proyek ini. Ini bukan hanya soal kilang, tapi juga soal ekonomi masyarakat sekitar,” kata Bahlil.

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan sektor energi nasional, termasuk Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaiman dan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto. Pemerintah daerah dan Forkopimda juga hadir menyambut rombongan Menteri ESDM.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menilai keberadaan RDMP semakin memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota energi. “Balikpapan memiliki peran strategis, apalagi dengan kehadiran IKN. Proyek RDMP ini menjadi salah satu penopang penting ke depan,” ujarnya.

Pemerintah menegaskan sinergi antara pusat, daerah, dan BUMN energi menjadi kunci keberhasilan proyek ini. “Kalau semua berjalan bersama, manfaatnya bukan hanya untuk negara, tapi juga langsung dirasakan warga,” kata Bahlil.

Bagi masyarakat Balikpapan, RDMP Kilang Pertamina bukan lagi sekadar proyek nasional, melainkan harapan tentang lapangan kerja, ekonomi yang bergerak, dan pasokan energi yang lebih kuat di masa depan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses