Ilustrasi (Kemenkes)

Data Terintegrasi Diharapkan dapat Mewujudkan Indonesia Bebas Stunting

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah membuat  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Melalui sistem tersebut diharapkan data yang terintegrasi dapat membantu mewujudkan Indonesia sebagai negara bebas stunting.

“Perlu adanya keseragaman dan integrasi data dan informasi yang diberikan, yaitu melalui SPBE itu,” ujar Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. “Kita ingin SDM kita, manusia yang baik, harus bebas stunting,” lanjutnya

Menurut Wapres, salah satu hambatan yang dihadapi Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS), yaitu kurang adanya sinkronisasi data stunting di Indonesia.

“Sekarang ini banyak berbagai informasi atau data yang tidak sama, sehingga sulit memantau,” terang Wapres.

Wapres pun mencontohkan penerapan SPBE yang telah berhasil di Sumedang, Jawa Barat, untuk menjadi sistem yang akan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.

“Salah satu yang memang sudah berjalan itu adalah di Sumedang. Model sistem informasi dan data penanganan di Sumedang itu cepat melakukan penurunan stunting. Oleh karena itu, model ini akan kita kembangkan di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wapres mengungkapkan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap program yang telah mendorong kebangkitan UMKM di tanah air.

Wapres menyampaikan, selama pandemi Covid-19 melanda,  pemerintah terus mendorong kemajuan UMKM melalui berbagai stimulus yang diberikan, seperti bantuan tunai, pembiayaan, dan juga kredit.

Turut mendampingi Wapres dalam keterangan pers tersebut, Wakil Ketua BAZNAS Mokhamad Mahdum dan Ketua DKM Masjid Raya At-Taqwa Jakarta Timur Achmad Yani. (DAS/SK– BPMI, Setwapres)

Comments

comments

Baca juga ini :  Kejari Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Panwas Balikpapan Rp800 Juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.