Rapid test massal yang dilakukan di Lapangan Merdeka pada Minggu (14/06) lalu

Gugus Tugas Covid Siapkan 250 Rapid Test Pengunjung Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN, Inibalikpapan. com —  Tim Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan menargetkan 250 rapid test bagi masyarakat yang beraktivitas di lapangan Merdeka Balikpapan, Minggu pagi (14/6/2020).  Rapid tes menyasar masyarakat yang sedang berolahraga baik bersama keluarga maupun komunitas. 

Rapid tes diikuti secara antusias oleh masyarakat termasuk warga Balikpapan Barat yang saat ini klaster Kampung Barat menjadi perhatian serius disamping penyebaran dari pekerja luar kota sektor migas dan batu bara. 

Seorang warga Kelurahan Baru Ulu menyampaikan tidak bisa mengikuti rapid test yang digelar di Puskesmas Baru Tengah dan Baru Ilir sehingga dia memilih untuk ikut rapid test di lapangan Merdeka

” Saya coba kesana tapi katanya belum bisa untuk warga diluar dua kelurahan itu, ” tutur warga Balikpapan Barat saat mengantri mengikuti rapid test. 

Rapid test yang digelar tim gugus merupakan upaya skrining untuk mengetahui apakah warga Balikpapan ini terpapar atau tidak. ” Kalau terpapar reaktif makan kita lakukan swab. Kalau swab positif maka kita akan menutup lapangan Merdeka,” ujar Wali kota Balikpapan Rizal Effendi.

Di Balikpapan saat ini kasus terkonfirmasi positif mencapai 93 orang. Dari jumlah itu, klaster yang masif menyumbang pertambahan kasus yakni Kampung Baru dan klaster Migas, Batu Bara. 

” Hari ini kita skrining memang akurasi hanya 30 persen tapi ini bisa memberikannya indikasi bahwa penyebaran kasus bisa terjadi dimana saja dan kepada siapa saja. Hanya kalau reaktif jangan panik apalagi menghindar. Karena ini masih rapid. Nanti hasilnya kita kabari kan ada nomor telponnya, ” ujarnya. 

Rizal setuju masyarakat tetap sehat dengan berolahraga tapi jangan sampai olahraga ditempat terbuka seperti lapangan bisa menjadi salah pintu penyebaran virus covid. 
” Makanya kita lakukan rapid sekaligus sosialisasi agar masyarakat  melakukan aktivitas tetap menerapkan protokol kesehatan, ” imbuhnya. 

Baca juga ini :  AJI Balikpapan Gelar Training Ketenagakerjaan, Jadi Cikal Bakal Lahirnya Serikat Pekerja Lintas Media

Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menambah rapid test yang dilaksanakan Minggu pagi disiapkan 250 rapid test. 

“Kita siapkan 250 rapid test mulai jam 7 sampai jam 9 . Kenapa tiga jam karena baju APD petugas ini hanya untuk 4 saja . Jadi kita lakukan ini sampai 9,” jelasnya. 

Pihaknya juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih fokus rapid test di dua kelurahan yakni Baru Ulu dan Baru Ilir yang masuk dalam klaster Kampung Baru. 
” “Senin kita lanjutkan di dua puskesmas tapi nanti kita lakukan juga di puskesmas lainnya di Balikpapan barat, ” tukasnya. 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.