Diasuh 20 Tahun, Remaja Balikpapan Disiram Air Mendidih

BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – Seorang remaja di Kota Balikpapan diduga menjadi korban penyiraman air mendidih oleh ibu angkatnya sendiri. Peristiwa ini mengejutkan keluarga, karena korban telah diasuh sejak bayi dan dianggap bagian dari keluarga selama hampir dua dekade.

Korban mengaku disiram air panas karena pijatannya dianggap tidak cukup kuat.

Kakak korban, Salman, mengaku mendapat telepon mendadak dari ibunya pada Kamis lalu. Ia diminta segera datang ke rumah sakit karena adiknya mengalami luka bakar.

“Saya langsung tanya ke adek, siapa yang siram. Dia bilang ibu angkatnya marah karena pijatannya tidak kuat,” ujar Salman, Minggu (15/2/2026).

Menurut pengakuan korban, air tersebut direbus hingga mendidih sebelum disiramkan ke tubuhnya. Luka bakar yang dialami membuatnya harus mendapat perawatan medis sebelum akhirnya diizinkan pulang.

Dugaan Kekerasan Sudah Terjadi Sejak Kecil

Korban diketahui telah diasuh oleh terduga pelaku sejak sekitar tahun 2004. Saat itu, korban memiliki riwayat kejang sehingga orang tuanya menitipkan untuk dirawat.

Selama ini, keluarga mengaku tidak pernah curiga.

“Karena dirawat dari kecil sampai besar, kami sudah anggap seperti keluarga sendiri,” kata Salman

Namun belakangan, muncul pengakuan bahwa dugaan kekerasan disebut-sebut sudah sering terjadi sejak korban masih kecil.

“Katanya tetangga tahu, tapi tidak ada yang berani bicara karena takut. Pelaku dikenal seperti orang pintar,” tambahnya

Kasus ini juga memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah komentar menyalahkan korban dengan berbagai tudingan.

Salman menegaskan, apapun alasannya, tindakan menyiram air mendidih tidak bisa dibenarkan.

“Kalau pun dituduh salah, tidak pantas diperlakukan seperti itu. Tidak sampai disiksa atau dilukai,” tegasnya.

Polisi Periksa 5 Saksi

Kanit PPA Polresta Balikpapan, Iptu Bayu, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Hingga kini, lima saksi telah diperiksa dan polisi masih mengumpulkan barang bukti.

“Kami memastikan kondisi korban sudah diizinkan pulang dari rumah sakit dan terus mendalami keterangan semua pihak,” ujarnya.

Kasus dugaan penganiayaan anak di Balikpapan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini menyita perhatian karena korban telah diasuh sejak bayi dan diduga mengalami kekerasan dalam waktu lama. Dugaan penyiraman air mendidih akibat persoalan sepele memunculkan pertanyaan tentang pengawasan lingkungan dan perlindungan anak.

Penyelidikan kepolisian diharapkan dapat mengungkap fakta secara menyeluruh serta memastikan perlindungan bagi korban.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses