Disdag Soroti Antrian Panjang di SPBU

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Masih banyaknya pengetab di sejumlah SPBU di Kota Balikpapan menjadi perhatian semua pihak salah satunya Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan.

Kepala Disdag Kota Balikpapan Haemusri Umar mengatakan, kalau dilihat darj jumlah penduduk Kota Balikpapan yang mencapai 720 ribu jiwa harusnya dengan kuota sekarang mencukupi.

“Yang mana kendaraan juga ikut bertambah dan bisa mencukupi, memang masih banyak kendaraan yang mengetab di SPBU,” kata Haemusri Umar, Kamis (7/12/2023).

Hal ini juga akibat adanya regulasi perubahan penyaluran pertalite di dua SPBU yang tidak melayani pengisian untuk mobil.

“Sehingga nanti Pengawasan akan tetap kami koordinasikan dengan OPD terkait,” tuturnya.

Sales Branch Manager Rayon I Kaltim Ferry Fernando mengumumkan Dua dari 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Balikpapan tak lagi melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite untuk kendaraan roda empat atau mobil. Hal itu disampaikan di Balaikota Balikpapan, Senin (27/11).

Dua SPBU yang dimaksud yakni SPBU Stal Kuda dan SPBU Sepinggan. Adapun untuk pengisian BBM bagi kendaraan roda empat dialihkan mengisi BBM Pertalite di SPBU MT Haryono DAM dan SPBU Gunung Guntur.

“Persabtu kemarin kebijakannya sudah berubah jadi pengendara roda empat bisa mengisi BBM Pertalite di SPBU lainnya. Di MT Haryono kita ada penambahan jam operasional. Yang tadinya untuk Pertalite itu sampai pukul 22.00 Wita, karena ada pengalihan kita perpanjangan sampai pukul 00.00 Wita,” kata Ferry Fernando

Pengalihan ini dilakukan untuk mengatasi antrean panjang yang kerap terjadi di jalur SPBU Stal Kuda dan SPBU Sepinggan. Karena di titik itu kerap kali terjadi kemacetan akibat antrean BBM.

“Kami harapkan kebijakan ini bisa kita jalankan dan bisa membantu masyarakat untuk mengatasi antrean panjang dan juga kemacetan,” ujarnya

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.