Disparpora Balikpapan Cetak Kreator Konten Sejarah, Perangi Hoaks dan Kenalkan Warisan Kota di Era Digital
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan mulai menyiapkan kreator konten yang mampu menyajikan sejarah daerah secara akurat, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Konten Kreator Sejarah Balikpapan yang digelar di Aula Disparpora Kota Balikpapan, Sabtu (4/7/2026), bekerja sama dengan Komunitas Balaikpapan Tempoe Doelo dan Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan dibuka Kepala Disparpora Kota Balikpapan Ratih Kusuma yang menegaskan bahwa media digital harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus pelestarian sejarah.
Menurut Ratih, sejarah tidak boleh hanya tersimpan di dalam arsip atau buku, tetapi harus hadir di ruang digital melalui konten yang kreatif tanpa mengurangi akurasi informasi.
“Konten digital memiliki kekuatan besar dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap sejarah dan identitas daerah. Karena itu, para kreator konten memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi sejarah yang akurat sekaligus menarik bagi publik,” ujarnya.
Konten Sejarah Jadi Benteng Melawan Disinformasi
Ratih menilai, meningkatnya konsumsi informasi melalui media sosial membuat masyarakat, terutama generasi muda, lebih mudah mengakses konten digital dibandingkan literatur sejarah konvensional.
Karena itu, diperlukan lebih banyak kreator yang mampu mengemas sejarah Balikpapan secara menarik, tetapi tetap berbasis riset dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui workshop tersebut, peserta dibekali kemampuan membuat konten sejarah mulai dari teknik fotografi, desain visual, penyusunan narasi, hingga strategi distribusi konten di berbagai platform digital.
Selain aspek kreatif, peserta juga diajak memahami pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum mempublikasikan konten agar tidak memicu penyebaran informasi sejarah yang keliru.
Kolaborasi Lestarikan Sejarah Balikpapan
Workshop menghadirkan narasumber dari bidang sejarah, fotografi, hingga desain kreatif yang berbagi pengalaman sekaligus memberikan pendampingan kepada para peserta.
Kolaborasi antara pemerintah, komunitas sejarah, dan Balai Pelestarian Kebudayaan diharapkan mampu memperluas literasi sejarah masyarakat sekaligus memperkuat identitas Kota Balikpapan di ruang digital.
Disparpora berharap dari kegiatan ini lahir semakin banyak kreator konten yang mampu mengangkat kisah, situs, tokoh, hingga warisan budaya Balikpapan secara kreatif tanpa mengabaikan fakta sejarah.
Dengan demikian, media sosial tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang mampu merawat memori kolektif dan memperkenalkan sejarah Balikpapan kepada generasi muda maupun masyarakat luas.
Penulis : Samsul
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
