Bulog Kaltim-Kaltara Tuntaskan 95 Persen Bantuan Pangan, Intervensi Tekan Dampak Kenaikan Harga Beras
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) hampir menuntaskan penyaluran bantuan pangan beras alokasi Februari dan Maret 2026. Hingga akhir Juni, realisasi distribusi telah mencapai 95 persen atau sekitar 6.155 ton dari target 6.470 ton.
Percepatan penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus meredam dampak kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama beras.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, mengatakan bantuan pangan tidak hanya berfungsi sebagai program perlindungan sosial, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
“Karena kita mengetahui saat ini terdapat tren kenaikan harga pangan. Bantuan pangan ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mengurangi dampak gejolak harga yang terjadi di masyarakat,” ujar Musazdin.
Target 6.470 Ton Beras Hampir Rampung
Musazdin menjelaskan, Bulog mendapat penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari dan Maret paling lambat 30 Juni 2026.
Di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, total bantuan yang harus disalurkan mencapai sekitar 6.470 ton beras.
Berdasarkan laporan per 29 Juni 2026 pukul 10.00 Wita, sebanyak 6.155 ton telah tersalurkan atau setara 95 persen dari target. Saat itu, tersisa sekitar 321 ton yang masih dalam proses distribusi.
Nunukan dan Malinau Sempat Jadi Kendala
Pada tahap akhir penyaluran, Bulog menghadapi tantangan distribusi di sejumlah wilayah terpencil, khususnya Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau.
Faktor geografis serta akses distribusi menjadi kendala utama yang memperlambat pengiriman bantuan kepada masyarakat.
Meski demikian, Musazdin memastikan hambatan tersebut berhasil diatasi.
“Hingga pembaruan terakhir yang kami terima, distribusi di Nunukan dan Malinau telah selesai, sehingga penyaluran bantuan pangan di wilayah Kaltim-Kaltara hampir seluruhnya rampung,” katanya.
Jaga Daya Beli dan Stabilkan Harga Beras
Bulog optimistis seluruh target distribusi dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.
Selain memastikan bantuan diterima keluarga penerima manfaat tepat waktu dan tepat sasaran, percepatan distribusi juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga pangan.
Program bantuan pangan menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bulog, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang paling terdampak fluktuasi harga bahan pokok.
Penulis : Samsul
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
