HUT ke-81 RI, 30 Penyelam Kibarkan Merah Putih dan Pulihkan Terumbu Karang di Maratua
MARATUA, Inibalikpapan.com – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dirayakan di daratan. Di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, lebih dari 30 penyelam membawa Sang Merah Putih ke bawah laut sekaligus melakukan transplantasi terumbu karang yang rusak.
Kegiatan bertajuk “Cinta Maratua untuk Negeri” tersebut digelar Berau Divers pada 7-9 Agustus 2026. Aksi tersebut menjadi perpaduan antara peringatan kemerdekaan, nasionalisme, dan kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut.
Para peserta terdiri dari scuba diver dan freediver yang tidak hanya mengibarkan Bendera Merah Putih di bawah laut, tetapi juga ikut memulihkan terumbu karang sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem perairan Maratua.
Ketua Berau Divers, Fitriani, mengatakan transplantasi terumbu karang merupakan salah satu program komunitas untuk memberikan kontribusi terhadap kelestarian kawasan laut Maratua.
“Transplantasi terumbu karang merupakan salah satu program Berau Divers sebagai upaya memberikan sumbangsih dalam melestarikan karang-karang yang ada di Pulau Maratua. Sedangkan pengibaran bendera di bawah laut merupakan bentuk rasa nasionalisme kami sebagai para penyelam,” ujar Fitriani dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026), dikutip dari Instagram Pemkab Berau.
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Maratua
Usai melakukan transplantasi terumbu karang, para penyelam membawa Sang Merah Putih menuju titik pelaksanaan upacara di bawah laut.
Bendera dibawa oleh tim freediver sebelum diserahkan kepada inspektur upacara dan tim pengibar. Seluruh peserta kemudian memberikan penghormatan kepada Merah Putih di tengah ekosistem bawah laut Maratua.
Pengibaran bendera tersebut tidak sekadar menjadi atraksi dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bagi Berau Divers, aksi itu merupakan simbol bahwa semangat nasionalisme juga harus tumbuh di wilayah terluar Indonesia.
Ketua Panitia Berau Divers, Agus, mengatakan Pulau Maratua memiliki makna strategis karena merupakan salah satu pulau kecil terluar Indonesia.
“Khusus Pulau Maratua, kami memilihnya karena Maratua merupakan salah satu pulau kecil terluar Indonesia. Di wilayah terluar pun kita harus terus menumbuhkembangkan rasa nasionalisme,” tutur Agus.
Nasionalisme Sekaligus Menjaga Laut
Kegiatan Cinta Maratua untuk Negeri juga menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata menjaga lingkungan.
Transplantasi terumbu karang menjadi bagian penting karena keberadaan terumbu karang tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem laut, tetapi juga mendukung kehidupan biota serta potensi wisata bahari Maratua.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Ia menilai kelestarian terumbu karang memiliki peran penting bagi habitat bawah laut sekaligus keberlanjutan sektor pariwisata di Maratua.
Dengan membawa Merah Putih ke kedalaman laut dan menanam kembali terumbu karang, para penyelam ingin menyampaikan pesan bahwa mencintai Indonesia tidak cukup hanya dengan mengibarkan bendera, tetapi juga dengan menjaga kekayaan alamnya.
Pulau Maratua pun menjadi panggung unik perayaan kemerdekaan: Merah Putih berkibar di bawah laut, sementara upaya memulihkan terumbu karang menjadi bentuk nyata menjaga warisan alam Indonesia untuk generasi mendatang.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
