aksi begal / ikustrasi (.pojokoto)

Kapolres Balikpapan Instruksi Tembak ditempat Bagi Pelaku Begal

BALIKPAPAN, Inibalikpapan – Polresta Balikpapan mengancam akan menerapkan tembak di tempat bagi pelaku begal. Karena belakangan banyak aksi begal yang meresahkan masyarakat Kota Balikpapan. Demikian disampaikan Kapolresta Balikpapan  AKBP Wiwin Firta.

“Jika memang ada pelaku begal di Kota Balikpapan, dan posisinya membahayakan petugas dan masyarakat silahkan ambil tindakan tegas dengan menembaknya,” ujar Wiwin Firta .

Polresta Balikpapan juga meminta masyarakat untuk melaporkan ke kantor polisi terdekat jika ada yang menjadi korban begal. Tidak hanya menyampaikannya ke media sosial. Karena sudah menjadi tugas kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Termasuk juga masyarakat bisa melaporkan melalui aplikasi Beruang Madu yang didalamnya terdapat tombol panik button, dimana masyarakat yang merasa terancam bisa menggunakan aplikasi tersebut, dan dalam waktu singkat petugas akan langsung meresponnya.

Menurutnya, pihaknya juga telah membentuk tim untuk mengatasi aksi begal yang belakangan membuat resah masyarakat. Ada petugas yang patrolis 24 jam. Karena Polisi ingin memberi rasa aman dan perlindungan bagi seluruh masyarakat Kota Balikpapan.

“Kita pantau jaringan-jaringan informasi kita, kita juga harapkan masyarakat mau menginformasikan ke kami juga. Kami sudah sampaikan ke polsek-polsek untuk membentuk tim,” ujarnya.

“Bila ada orang yang memiliki geral gerik mencurigakan laporkan. Kami juga ada aplikasi yang membantu masyarakat. Kepolisian yang terdekat akan merespon, petugas siap 24 jam ada patroli juga,”

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana menyatakan, seluruh kawasan mulai dari jalan MT Haryono hinggga Jalan Iswahyudi dan Bukita Damai Sentosa (BDS). Termasuk Jalan BJBJ hingga Jalan Beller sudah ada lampu penerang jalan.

“BJBJ dan Beller itu sudah terang semua. Termasuk BDS kemarin yang katanya jadi lokasi begal, itu juga enggak ada yang gelap,” ujarnya.

Baca juga ini :  Terkait Kerusuhan di Rudenim Balikpapan, Kepolisian Masih Kumpulkan Alat Bukti

Kata Sudirman, jika memang terdapat titik lokasi yang dianggap gelap dan berbahaya bisa langsung melapor ke kantor Dishub Kota Balikpapan. Karena petugas akan langsung merespon dengan memasang lampupenerang jalan dilokasi tersebut.

“Jangan seolah-olah lokasi gelap jadi incaran pelaku begal. Kasus yang kemaren itu kan diikuti korbannya dari arah Jalan Iswahyudi,” ujarnya,

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.