Ilustrasi --Kotak penyimpanan memori dari perekam suara kokpit atau Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dibawa oleh KRI Kurau setibanya di posko pencarian di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/1/2021). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]

Kotak Hitam Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh Di Kepulauan Seribu Ditemukan

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Kotak hitam atau black box berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) rekaman percakapan pilot di ruang cockpit pesawat Sriwijaya Air  nomor penerbangan SJ 182 yang jatih di Kepulauan Seribu telah ditemukan pada Selasa (30/3/2021) kemarin

Pencarian kotak hitam Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak itu dilakukan sejak Januari 2021 lalu oleh tim gabungan mulai dari Basarnas, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), TNI Angkatan Laut (AL) maupun lainnya.

Sebelumnya flight data recorder (FDR) juga sudah berhasil ditemukan oleh tim penyelam TNI AL. Kotak hitam itu ditemukan tak jauh dari lokasi ditemukannya FDR. CVR berisi rekaman di kokpit dan FDR berisi data-data rekaman penerbangan dan semua aspek pesawat.

“Sejak tanggal 2 Maret operasi Sriwijaya berkaitan dengan pencarian dihentikan. Kita juga tahu FDR sudah ditemukan dan kita mendapatkan VCR dari puing-puing,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.

“Apa yang dilakukan tidak mudah karena kita mencari secara teknis di mana penyelam itu ke dasar laut banyak sekali puing-puing, sehingga metodenya dirubah,”

“Ditemukan tidak jauh dari tempat ditemukan FDR. Kami sudah lapor kepada presiden, kami akan berikan kepada KNKT dan akan dilakukan tindak lanjut,”

Sementara Ketua KNKT) Soerjanto Tjahjono menambahkan, metode yang digunakan untuk mencari kotak hitam tersebut yaitu dengan metode dredging atau pengerukan lumpur oleh kapal TSHD King Arthur 8.

“Kami gunakan kapal penghiap lumpur. Kita sudah tahu area yang diketahui 90 x 90 meter area di sana banyak lumpurnya. Dengan penyedot lumpur kita sedot sampai kedalaman 1 meter,” ujarnya.

sumber : suara.com

Baca juga ini :  Program Mudik Gratis Harus Utamakan Keselamatan, Jangan Kelebihan Muatan

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.