Home / covid-19 / Masa Pandemi Covid-19, Wali Kota Balikpapan : OPD Lalai dan Terlambat Bakal Dievaluasi
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Wakil Wali Kota Rahmad Mas'ud, bersama Tim Gugus Tugas saat meninjau penerapan wajib uji swab di bandara Sepinggan

Masa Pandemi Covid-19, Wali Kota Balikpapan : OPD Lalai dan Terlambat Bakal Dievaluasi

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ditengah pandemi covid-19, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk cekatan dalam melaksanakan tugas, inovasi danpenuh  kreatiffias.

“Tiap coffea morning selalu diingatkan, bahkan kita minta benar-benar diingat pesannya bapak presiden bahwa tidak boleh bekerja hanya tegak lurus, padahal situasi sangat gawat,” ujarnya.

“Jadi semua harusnya punya kreasi, punya inovasi dan cekatan untuk bertindak. Ada hal yang perlu ditindaklanjuti dengan cepat,”

Menurutnya, bagi OPD yang lalai maupun terlambat dalam merespon ataupun melaksanakan tugas dan program yang harus dikerjakan akan mendapat teguran dan dievaluasi. Karena saat ini situasi tengah sulit, setelah pandemi covid-19.

“Kalau lalai, lambat tentu akan diberikan teguran,a akan dilakukan evaluasi karena ini situasi yang tidak gampang, situasi yang tidak normal,” ujarnya.

“Kita minta jangan sampai terlambat, karena kita lagi fokus di covid-19. Jangan sampai terkesan diluar covid-19 kita lalai, kita terlambat,”

Dinas Kesehatabn Kota (DKK) juga tetap harus waspada dengan kasus demam berdarah dengue (DBD). Jangan hanya terfokus pada covid-19. “Ada DBD juga, ada lainnya juga, jadi harus cepat diantisipasi, jadi tidak boleh kita lengah,” ujatnya.

Begitupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang harus selalu siaga dan siap. karena ancaman bencana kebakaran, tanah longsong dan banjir bisa terjadi kapanpun dan tidak hanya fokus dalam penanganan covid-19.

“Jadi kita minta teman-teman tetap fokus, walaupun ini banyak musim hujannya tapi bencana tidak bisa diketahui kapan terjadi,” ujarnya.

Bahkan kata dia, ketika terjadi kebakaran, BPBD harus segera bergerak, tiba lebih cepat dilokasi kebakaran. “Kalau bisa 5 menit. Jadi kalau mereka menjalankan SOP nya dengan baik, bisa terantisipasi dengan baik,” ujarnya.

Comments

comments

About abraham johan

Check Also

Update 7 Agustus 2020 : Bertambah 98 Kasus Covid-19 di Kaltim, Mahulu Kasus Pertama Positif

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kaltim mencetak rekor terbanyak untuk hari ini. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.